Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Penduduk DIY dan sekitarnya mengakses layanan perekaman dan pencetakan KTP El di Kompleks Balaikota Jogja, Kamis (20/2/2020). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA- Untuk mendorong Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA), Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja bekerja sama dengan Pemerintah provinsi (Pemptov) DIY menggelar perekaman dan pencetakan KTP elektronik bagi masyarakat yang berada di DIY dan sekitarnya, di Balaikota Jogja, Kamis dan Jumat (20-21/2/2020).
Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi, menjelaskan selain perekaman, pada kesempatan ini bagi masyarakat yang telah memiliki surat keterangan (suket) atau KTP rusak bisa melakukan pencetakan KTP El. “Khusus warga Jogja kami juga melayani pencetakan KIA [Kartu Identitas Anak],” ujarnya.
Selama dua hari, untuk pencetakan KTP El, pihaknya menyiapkan sebanyak 2.000 keping blangko. Di Kota Jogja kata dia, dari sekitar 315.000 penduduk, warga yang seharusnya memiliki KTP El tapi sampai saat ini belum melakukan perekaman ada sekitar 2.000 penduduk.
“Sudah berusaha kami cari melalui RT-RW tapi sampai sekarang belum ketemu. Apakah problemnya mereka sudah pindah, tidak lagi di Kota Jogja tapi kependudukannya masih terdaftar di Kota Jogja, ini yang baru kami cermati,” ungkapnya.
Kabid Pelayanan Pendaftaran kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jogja, Bram Prasetyo, mengatakan dalam pencetakan KTP El, pihaknya menggunakan mekanisme online, yang meliputi pendaftaran dan verifikasi. Namun karena banyaknya pendaftar, sistem online menjadi crowded dan verifikasi akhirnya dilakukan secara manual.
Dalam kegiatan ini pihaknya menyiapkan tiga alat cetak KTP El, tiga alat cetak KIA dan dua alat perekam. “Alat cetak KIA dua dari Pemkot Jogja, satu dari Pemkab Bantul. Alat rekam satu dari pusat satu dari provinsi. Karena beralih ke manual, alat cetak KTP El perlu penyesuaian lagi,” ungkapnya.
Ia melihat secara kuantitatif penduduk Kota Jogja merupakan peserta terbanyak dalam kegiatan ini. Ia menyarankan jika dirasa antrean pada kegiatan ini terlalu banyak, masyarakat bisa melakukan pencetakan di kecamatan masing-masing. “Di luar kegiatan ini sebenarnya juga bisa, malah tidak perlu antre sebanyak ini,” katanya.
Di Kota Jogja kata dia, masih terdapat sekitar 4.000 penduduk yang menggunakan suket. Sedangkan Pemkot Jogja saat ini memiliki blangko KTP El sebanyak 6.000, sehingga jika para pemegang suket ini segera melakukan pencetakan masih bisa mencukupi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Putri Kusuma Wardani kalah 17-21, 16-21 dari Wang Zhi Yi pada perempat final Denmark Open 2026. Indonesia tanpa wakil di tunggal putri.
PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) menyiapkan pembangunan hotel baru di Jogja pada 2027 dan penambahan outlet restoran, seiring kenaikan saham 16,13% dalam setahun.
Jean-Paul van Gastel memahami desakan #VanGastelOut setelah PSIM Jogja kalah empat kali beruntun dan hanya mengoleksi satu poin dari lima laga.
BPJS Kesehatan dan Muhammadiyah bekerja sama memperkuat Program JKN melalui edukasi, penelitian, magang, dan peningkatan literasi jaminan sosial di 165 pergurua
Alex Marquez mengingatkan Marc Marquez mengeluarkan kemampuan terbaik dalam lima seri terakhir MotoGP 2026. Marc tertinggal dua poin dari Jorge Martin.