Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Penduduk DIY dan sekitarnya mengakses layanan perekaman dan pencetakan KTP El di Kompleks Balaikota Jogja, Kamis (20/2/2020). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA- Untuk mendorong Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA), Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja bekerja sama dengan Pemerintah provinsi (Pemptov) DIY menggelar perekaman dan pencetakan KTP elektronik bagi masyarakat yang berada di DIY dan sekitarnya, di Balaikota Jogja, Kamis dan Jumat (20-21/2/2020).
Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi, menjelaskan selain perekaman, pada kesempatan ini bagi masyarakat yang telah memiliki surat keterangan (suket) atau KTP rusak bisa melakukan pencetakan KTP El. “Khusus warga Jogja kami juga melayani pencetakan KIA [Kartu Identitas Anak],” ujarnya.
Selama dua hari, untuk pencetakan KTP El, pihaknya menyiapkan sebanyak 2.000 keping blangko. Di Kota Jogja kata dia, dari sekitar 315.000 penduduk, warga yang seharusnya memiliki KTP El tapi sampai saat ini belum melakukan perekaman ada sekitar 2.000 penduduk.
“Sudah berusaha kami cari melalui RT-RW tapi sampai sekarang belum ketemu. Apakah problemnya mereka sudah pindah, tidak lagi di Kota Jogja tapi kependudukannya masih terdaftar di Kota Jogja, ini yang baru kami cermati,” ungkapnya.
Kabid Pelayanan Pendaftaran kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jogja, Bram Prasetyo, mengatakan dalam pencetakan KTP El, pihaknya menggunakan mekanisme online, yang meliputi pendaftaran dan verifikasi. Namun karena banyaknya pendaftar, sistem online menjadi crowded dan verifikasi akhirnya dilakukan secara manual.
Dalam kegiatan ini pihaknya menyiapkan tiga alat cetak KTP El, tiga alat cetak KIA dan dua alat perekam. “Alat cetak KIA dua dari Pemkot Jogja, satu dari Pemkab Bantul. Alat rekam satu dari pusat satu dari provinsi. Karena beralih ke manual, alat cetak KTP El perlu penyesuaian lagi,” ungkapnya.
Ia melihat secara kuantitatif penduduk Kota Jogja merupakan peserta terbanyak dalam kegiatan ini. Ia menyarankan jika dirasa antrean pada kegiatan ini terlalu banyak, masyarakat bisa melakukan pencetakan di kecamatan masing-masing. “Di luar kegiatan ini sebenarnya juga bisa, malah tidak perlu antre sebanyak ini,” katanya.
Di Kota Jogja kata dia, masih terdapat sekitar 4.000 penduduk yang menggunakan suket. Sedangkan Pemkot Jogja saat ini memiliki blangko KTP El sebanyak 6.000, sehingga jika para pemegang suket ini segera melakukan pencetakan masih bisa mencukupi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Johann Zarco comeback di MotoGP Aragon 2026 usai 3 bulan absen. Lolos pemeriksaan medis, siap balapan. Namun, harus jalani penalti double long lap.
WhatsApp rilis 3 fitur keamanan baru: password 2FA alfanumerik, multi-passkey, dan info panggilan dari nomor tak dikenal. 1 miliar pengguna sudah aktifkan passk
Vilmei kembali menjadi sorotan setelah kasus dugaan penggelapan dana. Simak profil Meicy Villia Kalangi dan perjalanan kariernya dari TikTok hingga bisnis.
Jadwal bola malam ini 28-29 Agustus 2026: Bayern vs Stuttgart, Lille vs PSG, AC Milan vs Venezia, Crystal Palace vs Man City, dan Al Nassr. Simak jadwal lengkap
Kebakaran lahan sekitar 10 hektare terjadi di Lemah Rubuh, Imogiri. Api berpotensi mengancam 127 KK jika kembali merambat.