Proyek Kantor Dinkes Rp7,1 Miliar Mulai Dikerjakan di Siraman
Kantor Dinas Kesehatan senilai Rp7,1 miliar mulai dibangun di kawasan kantor terpadu Pemkab Gunungkidul di Kalurahan Siraman, Wonosari mulai dibangun.
Ilustrasi virus Corona. /REUTERS-Dado Ruvic
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Pasien positif Covid-19 telah ditmeukan di Gunungkidul. Warga Kecamatan Ponjong tersebut merupakan pemudik dari Jakarta.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan, pasien positif diketahui merantau ke Jakarta. Pada awal Maret memutuskan pulang ke Gunungkidul.
Namun setelah beberapa hari di rumah, pasien mengalami gejala mirip Covid-19 sehingga dilarikan ke RSUD Wonosari.
“Sebelum menderita gejala, dia juga sempat datang di acara hajatan tetangga,” kata Dewi, Kamis (26/3/2020).
Meski sempat dirawat di RSUD, kondisi pasien membaik dan diperbolehkan pulang. Hanya saja, saat diperbolehkan pulang ternyata hasil tes menununjukan hasil positif terjangkit corona.
“Sudah diisolasi di RSUD [Wonosari]. Kami juga akan melakukan penelusuran pasien kontak dengan siapa saja,” kataya.
Dia menambahkan, untuk penangann corona mengajukan anggaran pencegahan sebesar Rp8 miliar. Alokasi ini digunakan untuk penanganan serta pembelian alat pelindung diri bagi para petugas medis yang sekarang persediaan sudah mulai menipis. “Dana nantinya juga digunakan untuk membuat ruang isolasi di RSUD,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kantor Dinas Kesehatan senilai Rp7,1 miliar mulai dibangun di kawasan kantor terpadu Pemkab Gunungkidul di Kalurahan Siraman, Wonosari mulai dibangun.
Dispar Sleman optimistis dua ajang lari pada 23 Agustus 2026 mampu menarik lebih banyak wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal
Nanik Deyang mundur dari Kepala BGN karena alasan kesehatan, namun menegaskan tetap mengawal Program Makan Bergizi Gratis.
Harga pangan nasional 22 Juli 2026 bergerak variatif. Bawang dan sebagian cabai turun, sementara beras medium, telur, dan minyak curah naik.
Sistem buka tutup dan contraflow kembali berlaku di Simpang Tiga Piyungan hingga akhir Juli 2026 seiring proyek rigid beton dilanjutkan.
Kemenperin menilai lonjakan impor truk berpotensi menekan industri otomotif, investasi, utilisasi pabrik, dan penyerapan tenaga kerja