Di Tengah Wabah Corona, Ribuan Pemudik Berdatangan ke Gunungkidul

Bupati Gunungkidul, Badingah, saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari TB Sedunia di Kecamatan Semanu, Selasa (26/3/2019). - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
26 Maret 2020 17:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan, pihaknya terus menginstruksi pendataan terhadap jumlah pemudik yang pulang ke kampung halaman. Total hingga Kamis (26/3/2020) sore sudah ada 1.188 perantau masuk ke Gunungkidul. “Kita terus data dan jumlahnya bisa terus bertambah,” kata Badingah kepada wartawan, Kamis.

Dia menjelaskan, sebaran pemudik hampir ada di seluruh wilayah. Namun demikian, jumlah sebaran terbanyak ada di berasal dari Kecamatan Nglipar, Semanu dan Playen. Badingah menekankan, pendataan terhadap pemudik sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona lebih luas.

Untuk itu, sambung dia, sesuai dengan instruksi dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X, seluruh pemudik yang datang dimasukan ke kategori orang dalam pemantauan. Badingah pun meminta, pemudik melakukan isolasi mandiri dan membatasi kontak dengan masyarakat. “Dengan upaya yang tulus dan meminta perlindungan, pertolongan kepada Allah SWT, serta adanya partisipasi dari semua pihak, perlawanan terhadap Covid-19 di Gunungkidul akan berhasil,” ungkapnya.

Adanya potensi penyebaran virus corona dari pemudik sangat mungkin. Hal ini dibuktikan pasien positif pertama di Gunungkidul merupakan seorang pemudik.