Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi kekerasan/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak dua remaja dihajar massa setelah sebelumnya berulah menantang warga dengan mengendarai sepeda motor sambil mengacungkan pedang, Minggu (5/4/2020) dini hari. Ulah nekat itu dilakukan keduanya di depan hotel Phoenix, Kampung Gondolayu Lor, Kelurahan Gowongan, Kecamatan Jetis, Kota Jogja.
Kapolresta Jogja, Kombespol Armaini, menjelaskan kedua remaja yang diduga pelaku tindak kekerasan jalanan ini masing-masing berinisial NY, 18, dan AN 19. "Pelaku saat ini menjalani perawatan karena dihajar masa," ujarnya, Senin (6/4/2020).
Peristiwa bermula ketika NY dan AN mengendarai motor dari Tugu Pal Putih ke arah timur. Menurut keterangan saksi, keduanya hendak tawuran dengan musuh gengnya. Keduanya membuat keributan dan memprovokasi warga dengan mengacungkan-acungkan pedang.
Terpancing oleh ulah kedua remaja ini, warga pun mengejar. Akhirnya, tepat di depan Hotel Phoenix, NY dan AN menabrak salah seorang warga, Kampung Jogoyudan, Nugroho, 42. Akibatnya, keduanya pun terjatuh dari sepeda motor.
Saat terjatuh itulah warga yang dari tadi mengejar, menghajar kedua remaja ini. Tak berselang lama, anggota Polsek Jetis mendatangi lokasi dan mengamankan keduanya. "Untuk proses lebih lanjut, kasus ditangani Polsek Jetis," ujarnya.
Akibat peristiwa ini, NY dan AN mengalami luka cukup serius dan menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah. Sementara Nugroho juga mengalami luka parah, yakni patah tulang di kaki kanan. Ia menjalani perawatan di RS Bethesda.
Barang bukti yang disita polisi, kata Kapolresta, di antaranya adalah satu unit sepeda motor matik, sebuah helm, kartu identitas, dan satu unit ponsel. “Adapun pedang milik keduanya sementara belum ditemukan. Berdsarkan keterangan saksi, pedang terjatuh saat dihajar warga,” ucap Kapolresta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Atta Halilintar membantah foto viral bersama Mercedes Roa sebagai hasil editan AI. Mercedes dan Aurel Hermansyah juga memberikan klarifikasi.
PSS Sleman kalah dari Bali United pada laga perdana. Pieter Huistra berharap PSS Fans kembali memberi energi saat menjamu Madura United.
Harga iPhone Duo di Malaysia dan Singapura mulai Rp40 jutaan. Simak harga tiap kapasitas, jadwal pre-order, spesifikasi, dan aturan IMEI.
Alumni pondok pesantren di Sleman melaporkan dugaan kekerasan seksual yang terjadi dua kali. Polisi kini masih menyelidiki laporan tersebut.
Mercedes mengajukan teknologi mobil yang bisa mengapung dan bergerak di air. Rodanya menjadi penggerak, dilengkapi sensor, GPS, dan pelampung.