Jalan Watusigar-Nglipar Rusak Sejak 1997, Warga Minta Diperbaiki
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Foto dari bentuk tiga dimensi model Virus Corona./Reuters- Dado Ruvic
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan jumlah pasien positif Corona di wilayah ini bertambah menjadi dua orang. Meski demikian, satu pasien dinyatakan sembuh dan telah pulang ke rumahnya di Desa Bedoyo, Ponjong.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, pasien positif corona menjadi dua orang. Pasien terbaru merupakan anggota polisi aktif di Mako Brimob Polda DIY.
Menurut dia, pihaknya sudah melakukan penelusuran terkait dengan akitivas yang bersangkutan. “Pasien memang baru lulus pendidikan dari SPM Selopamioro di Imogiri, Bantul. Setelah itu ditugaskan di Mako Brimob di Baciro, Kota Jogja,” kata Dewi kepada wartawan, Senin (6/4/2020).
Ia menjelaskan, hasil dari penelusuran, selain bertugas di Mako Brimob Polda DIY, pasien ini juga diketahui sempat melakukan perjalanan ke Jakarta untuk mengantarkan keluarga. “Memang sempat ada keluhan dan sempat memeriksakan diri ke Rumah Sakit Panti Rahayu dan Rumah Sakit Bhayangkara,” ungkapnya.
Dikatakan Dewi, pada saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara, pasien juga melalui dua kali pengetesan, yakni rapid test dan swab. Hasil dari rappid test dinyatakan negatif sehingga diperbolehkan pulang dan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). “Ketahuan positif dari hasil swab yang baru keluar pada Sabtu [4/4/2020]. Pasien pun kami rujuk ke Panti Rahayu untuk perawatan,” katanya.
Ditambahkan dia, tindaklanjut dari kasus baru ini, tim dari dinas kesehatan juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang kontak dengan pasien. “Sudah ada empat orang yang diperiksa terdiri dari orang tua, adik dan asisten rumah tangga. Masih ada tiga orang lainnya yang akan ditelusuri, salah satunya seorang keluarga yang diantar ke Jakarta,” katanya.
Total hingga saat ini sudah ada 839 ODP, 32 PDP dan dua orang positif corona. Adapun pengambilan specimen dilakukan untuk 18 orang. Hasilnya sembilan negatif dan tujuh lainya masih dalam proses uji lab.
Sebelumnya Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengatakan berdasarkan laporan hasil uji laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) satu tambahan pasien yang positif terinfeksi Corona adalah remaja berusia 18 tahun asal Gunungkidul.
“Penambahan jumlah kasus Covid-19 terkonfirmasi positif tanggal 5 April 2020 sebanyak satu kasus. Tercatat Kasus 36, laki-laki, 18 tahun, warga Gunungkidul,” ujar dia, Minggu (5/4/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
FEB UGM menggandeng Hochschule Osnabrück Jerman melalui IDB untuk mencetak doktor praktisi. UKT program ini Rp50 juta per semester.
Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sebanyak 33 penerbangan terdampak.
Kasus keracunan MBG mencapai 50.059 korban. Pakar hukum menjelaskan peluang jerat pidana akibat kelalaian maupun kesengajaan.
Gen Z dan Alpha mulai mengurangi screen time dan mencari pengalaman offline, termasuk berkumpul di kawasan seperti Blok M dan Dukuh Atas.
Jadwal KSPN Jogja 6 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.