58 Kalurahan di Gunungkidul Kekeringan, Dropping Air Bersih Diperluas
Kekeringan di Gunungkidul meluas ke 58 kalurahan. Sebanyak 75.486 warga mengalami krisis air bersih, BPBD terus menyalurkan bantuan.
Ilustrasi tanah ambles/Ist- Bambang Nurcahyo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Dusun Plumbungan, Desa Gedangrejo, Karangmojo, heboh menyusul amblasnya sumur milik Ngatini,70, Selasa (7/4/2020). Untuk keamanan di sekitar lokasi langsung dipasang garis polisi.
Sumur yang berada di belakang rumah ini tak terlihat dan hanya menyisakan tanah amblesan mirip kolam dengan lebar sekitar 2,5 meter, panjang tiga meter dengan kedalaman diperkirakan mencapai dua meter.
Ketua RT 05 Dusun Plumbungan, Edi Eko Purwanto, mengatakan sebelum peristiwa itu terjadi warga di sekitar lokasi mendengar suara bergemuruh dari dalam tanah. Keanehan ini sudah terdengar sejak tiga hari sebelum kejadian. “Tiga hari lalu hujan deras dan saat itu mulai terdengar suara gemuruh di sekitar sumur,” kata Eko kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).
Menurut dia, awalnya warga tidak begitu memperhatikan. Namun pada Selasa siang warga melihat keanehan karena sumur milik Ngatini mulai ambles ke dalam tanah. “Saya melihat sendiri peristiwa itu,” katanya.
Fenomena tanah ambles atau sinkhole yang menelan sumur milik Ngatini langsung dilaporkan ke Polsek Karangmojo. Untuk keamanan di sekitar lokasi langsung dipasang garis polisi. Selain itu, warga juga berinisiatif menutup amblesan dengan dedaunan dan pohon pisang. “Awalnya tanah yang ambles hanya di sekitar bibir sumur, sekarang terus melebar. Kami juga melapor ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah [BPBD] Gunungkidul,” katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki, mengatakan jajarannya sudah mendapatkan informasi tentang tanah ambles di Karangmojo sekaligus mengirimkan petugas untuk memeriksa. Dia memperkirakan sumur ambles karena sinkhole dan di bawah tanah ada rongga yang memicu amblesan. “Untuk penanganan kami masih berkoordinasi dengan beberapa pihak,” katanya.
Selama tiga bulan terakhir selama 2020 muncul belasan titik sinkhole di Gunungkidul. Fenomena ini tidak lepas dari kondisi geografis Gunungkidul yang didominasi perbukitan kapur (karst). Menurut Edy, munculnya sinkhole karena luruhnya tanah di permukaan yang disebabkan oleh air hujan yang menumpuk. Air dan tanah masuk masuk melalui ponor atau lubang alami sebagai jalur air permukaan masuk ke lorong bawah tanah. “Masyarakat harus berhati-hati dan jangan mendekat ke sekitar lokasi tanah yang ambles,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan di Gunungkidul meluas ke 58 kalurahan. Sebanyak 75.486 warga mengalami krisis air bersih, BPBD terus menyalurkan bantuan.
Jadwal Kereta Bandara YIA Kulonprogo hari ini tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 20 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.