Pemkab Gunungkidul Dorong Layanan Publik Berlandaskan Ngayomi dan Ngayemi
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.
Sejumlah petani memanen kedelai Dena-1 di Dusun Sri Koyo, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kamis (2/5/2019)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Kelompok Tani Rukun Tani di Dusun Kepek I, Banyusoco, Playen, Gunungkidul melakukan panen raya kedelai untuk masa tanam kedua. Adapun luas lahan yang dipanen mencapai 90 hektare.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, pihaknya ikut hadir dalam kegiatan panen raya kedelai di Dusun Kepek I. Menurut dia, panen ini patut diapresiasi karena luas lahan yang ditanam terus mengalami penyusutan. “Hasilnya baik karena setelah melalui ubinan panen bisa mencapai 1,4 hingga 2,1 ton per hektarenya,” kata Bambang kepada wartawan, Kamis (14/5/2020).
Dia menjelaskan, kedelai yang ditanam berada di kawasan Bagian Daerah Hutan (BDH) Petak 92. Total luasan yang ditanam mencapai 90 hektare. Adapun proses penanaman, pemerintah ikut membantu benih untuk penanaman seluas 60 ha. Sedangkan sisanya 30 ha merupakan hasil swadaya dari masyarakat.
Disinggung mengenai harga jual, Bambang mengakui harganya masih baik. Hal ini dikarenakan harga jual di kisaran Rp8.000 per kilonya. “Dari panen ini petani bisa mendapatkan penghasilan maksimal Rp1,5 miliar,” ungkapnya.
Lebih jauh dikatakan dia, pemkab terus melakukan upaya agar minat petani menanam kedelai bisa meningkat. Guna mendorong minat tersebut, dinas pertanian dan pangan rutin memberikan bantuan berupa benih untuk penanaman. “Ya untuk pangsa pasar tidak ada masalah karena kedelai bisa digunakan untuk bahan baku pembuatan tahu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.
Apple MacBook Pro OLED dikabarkan membawa layar sentuh, Dynamic Island, chip M5 Pro atau M5 Max, serta pembaruan fitur lainnya.
Garuda Indonesia memperbarui Manage My Booking untuk memudahkan penumpang mengubah jadwal, rute, dan mengajukan refund secara mandiri.
Bulog Semarang menambah kapasitas gudang sewa sekitar 20.000 ton untuk mengantisipasi lonjakan stok beras menjelang panen raya 2027.
QRIS telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem pembayaran sehari-hari. Perannya bahkan telah menggantikan sistem pembayaran tunai.
Longsor di Desa Tamanayu, Lumajang, menewaskan Imron Rosadi dan anaknya Hilya setelah rumah mereka tertimpa material longsor.