Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Salah satu tradisi grebeg yang dilaksanakan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat /Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA - Sebagai langkah mencegah penyebaran virus Corona penyebab Covid-19, tahun ini Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat meniadakan salah satu Hajad Dalem yang rutin dilaksanakan saat hari raya Idulfitri, yakni Grebeg Syawal dan Numplak Wajik.
1 Sawal wawu 1953/1441 Hijriah tahun ini jatuh pada Minggu (24/5/2020) mendatang. Grebeg Syawal yang biasanya dilaksanakan dengan arak-arakan gunungan pada tanggal itu, kali ini ditiadakan. Selain itu, Numplak Wajik yang biasa dilaksanakan tiga hari sebelum Grebeg Syawal juga tidak digelar.
Penghageng Kawedanan Hageng Panitraputra Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat GKR Condrokirono, menuturkan keputusan tersebut merupakan salah satu upaya pencegahan terhadap risiko penyebaran Covid-19. “Penyebaran Covid-19 dapat terjadi dalam kerumunan,” ujarnya, Selasa (19/5/2020).
Di samping itu kata dia, peniadaan Grebeg Syawal dan Numplak Wajik ini menjadi bentuk kepekaan Kraton dalam menaati imbauan pemerintah pusat untuk selalu menerapkan social distancing dan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.
Selain meniadakan dua kegiatan yang berpotensi menciptakan kerumunan tersebut, untuk mendukung pemutusan rantai penyebaran Covid-19 Kraton telah melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan Kraton.
“Kami juga membekali alat perlindungan diri bagi para Abdi Dalem seperti masker dan hand sanitizer. Selama pandemi Covid-19, kami juga meliburkan berbagai kegiatan seni pertunjukan seperti pementasan regular di bangsal Srimanganti,” ungkapnya.
Meski demikian, proses pembelajaran budaya mengenai Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat tidak serta merta berhenti. Penghageng tepas tandha Yekti GKR Hayu, menjelaskan pada masa pandemi Covid-19 ini, pihaknya justru semakin giat menghadirkan edukasi seputar Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat secara online, melalui media sosial dan youtube.
Sejak akhir Maret lalu, media sosial dan youtube Kraton telah menyajikan beragam konten budaya seperti lomba tari online Beksan Nir Corona, tutorial tayungan dan tutorial macapat. ketiganya adalah beberapa kegiatan yang berada di bawah naungan KHP Kridhomardowo.
“Selain bertujuan sebagai sarana edukasi virtual mengenai Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, konten-konten tersebut juga diharapkan dapat menjadi referensi kegiatan yang dapat dilakukan masyarakat sembari tetap berada di rumah,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Kebakaran rumah di Weru Sukoharjo menghanguskan bangunan dan isinya. Kerugian ditaksir Rp200 juta, termasuk uang dan perhiasan emas.
Indonesia meraih lima emas di Asian Games 2026 dan finis peringkat 16 dengan total 39 medali, melampaui target empat emas.
Eks pimpinan keselamatan OpenAI David Robinson mundur dan memperingatkan risiko keamanan AI serta pentingnya pengawasan independen.
Kasus korupsi pengurusan HGB menyoroti dugaan mafia tanah ATR BPN dan pentingnya pengawasan diskresi dalam pelayanan pertanahan.
Prediksi Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK Jakarta.