Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Malioboro pada Minggu (7/6/2020) sore. - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA—Satpol PP DIY akan terus melakukan pengawasan di sejumlah titik yang mulai muncul keramaian karena DIY masih dalam masa tanggap darurat sehingga belum ada pelonggaran aktivitas.
Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad, mengatakan pada Sabtu (6/6/2020) malam dan Minggu (7/6/2020) terjadi keramaian yang didominasi oleh pengguna sepeda di sekitar Malioboro dan Titik Nol. "Cukup mengkhawatirkan karena tidak mengindahkan protokol kesehatan," ujarnya, Minggu (7/6/2020).
Munculnya titik-titik keramaian ini menurutnya terjadi karena masyarakat mendengar berita kasus Covid-19 yang mulai melandai. Padahal, DIY saat ini sebenarnya masih menerapkan status masa tanggap darurat hingga Selasa (30/6/2020) mendatang.
Karena masih dalam masa tanggap darurat, pihaknya juga belum melonggarkan aktivitas masyarakat. "Satpol PP konsisten dengan penegakan protokol kesehatan. Namun di samping itu, diperlukan kesadaran masyarakat untuk mendukungnya," katanya.
Pihaknya bersama tim Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY setiap hari melakukan pengawasan mulai pukul 06.00 WIB hingga 23.30 WIB, dengan mengerahlan setidaknya 180 personil.
Pengawasan tersebut dibagi dalam tiga sif, masing-masing sif terdiri dari 10 regu yang ditempatkan di sejumlah titik. Karena menjadi area rawan keramaian, khusus Malioboro dan Alun-Alun Utara diawasi oleh dua regu.
Sejumlah titik yang kerap menimbulkan keramaian diantaranya sepanjang Malioboro, Alun-Alun Utara sisi timur, Alun-Alun Selatan, Titik Nol, Tugu, Pasar Giwangan, Pasar Kranggan, Pasar Sentul, Pasar Demangan, Ruko Babarsari, Mi Gacoan Jalan Taman Siswa, toko emas Jalan Godean dan toko sepeda Jalan Brigjen Katamso.
Meski kasus covid-19 di DIY cenderung menurun, ia tetap mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan. "Tetap pakai masker, terus jaga jarak," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.