63 Ribu Anak Gunungkidul Berpeluang Masuk Sekolah Rakyat
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani saat menyerahkan berita acara pendaftaran pencalonan kepada Bapaslon Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto. Sabtu (5/9/2020). /Harian Jogja-David Kurniawan.
Harianjogja.com, WONOSARI–Pasangan Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto resmi mendaftar sebagai bakal pasangan calon kepala daerah ke Kantor KPU Gunungkidul, Sabtu (5/9/2020). Pasangan ini diantarkan oleh kader, relawan hingga pengurus empat partai pengusung.
Bakal Calon Bupati Sutrisna Wibawa mengatakan, ia bersama pasangannya Ardi telah resmi mendaftarkan sebagai calon kepala daerah. Adapun berkas yang diserahkan oleh KPU juga telah dinyatakan lengkap.
BACA JUGA : Pilkada Gunungkidul: Profesor Sutrisna Wibawa Daftar di Hari
“Sudah ada tanda terima atas berkas yang kami serahkan. Ini juga menjadi awal yang baik bagi kami,” kata Sutrisna kepada wartawan, Sabtu siang.
Menurut dia, dengan pendaftaran ini maka semakin mendekatkan untuk maju dalam pilkada. recananya setelah pendaftaran akan dilakukan tes kesehatan yang berlangsung di RSUP Sardjito pada 9-10 September mendatang. “Kami akan mempersiapkannya,” katanya.
Sutrisna menuturkan, dirinya sudah mempersiapkan untuk mengarungi kontestasi dengan menyiapkan berbagai program yang tertuang didalam visi misi. Untuk kampanye siap melaksakan secara santun dan penuh dengan keakaraban.
“Kami siap membawa Gunungkidul maju dan berbudaya. Selain itu, kawasan pesisir juga menjadi fokus dalam pengembangan ekonomi baru yang tidak hanya bergantung pada sektor kepariwisataan,” katanya.
Ketua Tim Pemenangan Sutrisna-Ardi, Arif Setiadi mengatakan, empat partai koalisi yang terdiri dari PAN, Gerindra, PKS dan Demokrat sudah berkomitmen untuk memenangkan pasangan yang diusung.
BACA JUGA : Pilkada Gunungkidul: Calon Independen Gugat KPU ke MA
“Kami sudah satu tujuan untuk memenangkan pasangan Sutrisna-Ardi,” katanya.
Disinggung mengenai target, Arif mengaku tidak bisa menyebutkan angka secara pasti. Namun ia mengungkapkan target adalah memperoleh suara terbanyak bila dibandingkan dengan pasangan yang lain.
“Target kami menang dan empat partai siap mewujudkan hal tersebut,” katanya.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, pihaknya sudah menerima berkas pecalonan yang diserahkan oleh bakal pasangan calon Sutrisna-Ardi. Adapun hasil dari pengecekan berkas persyaratan telah dinyatakan lengkap.
“Kami sudah buat berita acara yang diserahkan ke bapaslon dan partai pendukung,” ungkapnya.
Meski telah dinyatakan lengkap, KPU masih akan melakukan verifikasi administrasi terhadap berkas persyaratan yang diserahkan bapaslon. Ia menegaskan proses verifikasi ini berlaku untuk semua pasangan yang daftar menjadi calon kepala daerah.
“Apabila nanti ada yang dinyatakan belum lengkap saat verifikasi administrasi, maka bapaslon diberikan kesempatan untuk perbaikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Pemerintah siapkan jutaan lapangan kerja dari hilirisasi, pangan, hingga ekonomi hijau. Ini sektor paling menjanjikan.
Kemenhub dorong Kertajati jadi pusat MRO nasional. Bandara ini diproyeksikan jadi hub penerbangan dan logistik.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
9 WNI relawan Gaza dibebaskan dari Israel. Pemerintah pastikan mereka dalam perjalanan pulang ke Indonesia.
Polres Bantul sita 256 botol miras ilegal dari tiga lokasi. Tiga pelaku diamankan dalam operasi dua hari.