49 Orang Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Turi Sleman Hentikan Operasional
Sebanyak 49 penerima MBG di Turi Sleman mengalami gejala gangguan pencernaan. Operasional SPPG Turi Wonokerto dihentikan sementara.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Kasus Corona menimpa pedagang Malioboro. Pasien tersebut bahkan sampai meninggal dunia.
Setelah beberapa bulan dibuka, kasus positif Covid-19 muncul dari kawasan Malioboro. Seorang Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan tas dan domoet di Zona 3 Malioboro terkonfirmasi positif dan meninggal dunia.
Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi menyampaikan bahwa pedagang tersebut sejak 20-26 Agustus 2020 masih aktif berjualan di Malioboro dari pagi hingga malam. Tanggal tersebut diketahui merupakan masa-masa padatnya wisatawan karena libur panjang hari raya.
Selanjutnya pada 27 Agustus 2020, pedagang yang bersangkutan merasa demam, lemas dan batuk sehingga tidak berjualan mulai terhitung tanggal itu.
Pada 1 September 2020 PKL tersebut memeriksakan diri ke Puskesmas, selanjutnya pada 2 September 2020 dibawa ke Rumah Sakit untuk menjalani Rapid Diagnostic Test (RDT) dan hasilnya reaktif. "Tanggal 4 [September] hasil Swab keluar konfirmasi positif dan meninggal sore harinya, dimakamkan malam hari itu juga di Kulonprogo," jelasnya.
Heroe mengatakan upaya tracing dilakukan sejak Sabtu (5/9/2020) pagi. Gerak cepat dilakukan Tim Gugus Tugas dengan meliburkan dua ruas PKL di Zona 3 sebanyak 8 PKL. "Kedua ruas itu jualannya berdekatan dengan pedagang PKL yang berumur 68 tahun," jelasnya. Sejak Jumat (4/9/2020) malam tracing terhadap kontak erat PKL tersebut telah dilakukan. "Baik yang ada di sekitar lapak jualan PKL maupun yg ada di sekitar rumah tinggalnya di Wilayah Suryatmajan, Kecamatan Danurejan, Jogjakarta," imbuhnya.
Dari hasil Tracing diketahui anggota keluarga yang melakukan kontak yakni anak, menantu, dan cucu. "Anak dan menantu yang mengantar berobat ke puskesmas dan yang sempat menggantikan jualan," terang Heroe. Dia melanjutkan bahwa orang yang kontak erat dengan pasien mulai dari keluarga maupun rekan PKL Malioboro diminta untuk isolasi mandiri termasuk warga yang shalat jemaah bersama pasien yang bersangkutan.
Heroe menginformasikan bahwa bagi PKL lain masih boleh berjualan seperti biasa, karena kontak erat sudah melakukan isolasi mandiri, sehingga pihaknya mengklaim kondisi Malioboro masih aman. "Sementara pedagang PKL lainnya masih diijinkan untuk berjualan dan kondisi di Malioboro masih aman, sebab yang kontak erat sudaj6 diliburkan dan isolasi mandiri," ujarnya.
Bila menilik catatan pengunjung yang terdata dalam Kode QR, sejak 18-27 Agustus ada 30.116 orang mengunjungi Malioboro. Sementara itu di Zona 3 dalam kurun waktu tersebut tercatat 3.698 pengunjung masuk ke dalam zona."Tidak semuanya masuk di Zona 3 ruas pedestrian barat dan kota sudah mempunyai nomer kontaknya saatnya nanti jika perlu untuk periksa akan kota hubungi melalui WA untuk periksa," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 49 penerima MBG di Turi Sleman mengalami gejala gangguan pencernaan. Operasional SPPG Turi Wonokerto dihentikan sementara.
Marco Bezzecchi menjadi pembalap tercepat pada Practice MotoGP San Marino 2026 di Misano setelah mencatat waktu 1 menit 30,144 detik.
Dewa United vs Bhayangkara FC berakhir imbang 2-2 di Stadion Indomilk Arena. Penalti Denilson menit 80 selamatkan tuan rumah dari kekalahan.
HP flagship bekas seperti Galaxy S21 Ultra dan Note20 Ultra kini bisa ditemukan sekitar Rp4 jutaan. Cek harga dan tips sebelum membeli.
BPOM menemukan 31 obat bahan alam dan suplemen kesehatan ilegal pada pengawasan Mei-Juni 2026. Sebanyak 30 produk mengandung BKO.
Instagram kini memungkinkan pengguna memasukkan foto yang menandai akun mereka ke grid profil utama tanpa mengunggah ulang konten.