Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi Stasiun Tugu Yogyakarta
Harianjogja.com, JOGJA--PT KAI Persero berencana menata kembali Stasiun Tugu dalam waktu dekat. Stasiun yang menjadi pintu masuk Jogja bagi wisatawan ini akan dikembangkan untuk dapat mengakomodasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Direktur Utama PT KAI Persero, Didiek Hartantyo, menuturkan penataan akan dilakukan dalam waktu dekat dan ditargetkan selesai pada akhir tahun mendatang. “Ini merupakan kelanjutan kerja sama penataan Stasiun Tugu,” ujarnya di Kantor Gubernur DIY, Kamis (10/9/2020).
BACA JUGA : Bakal Dibangun Museum Hingga Hotel Kapsul di Kawasan
Dalam penataan ini pihaknya akan bekerja sama dengan salah satu anak perusahaan PT KAI Persero, yakni PT KA Property Management. Penataan ini kata dia relatif kecil, dan saat ini masih dalam tahap desain awal sehingga perlu konsultasi dengan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.
Kendati demikian ia memastikan penataan ini akan menyesuaikan dengan kebudayaan lokal dan tata kehidupan masyarakat Malioboro yang menurutnya berpihak pada UMKM. Sehingga dalam penataan ini akan disediakan area UMKM yang bertujuan menghidupkan UMKM di sekitar stasiun.
Dalam waktu dekat juga akata dia, PT KAI Persero akan mengoperasikan kereta listrik dari Jogja ke Klaten pada Oktober nanti. “Kemudian dilanjutkan [pengoperasian kereta listrik] sampai Solo di akhir tahun ini,” ungkapnya.
BACA JUGA : Desain Stasiun Tugu Tunggu Bakal Mengacu Rekomendasi
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengatakan karena penataan Stasiun Tugu nanti relatif kecil dan masih berada di wilayah PT KAI Persero maka prosesnya lebih mudah. “Tidak perlu Amdal [Analisis Dampak Lingkungan] dan sebagainya,” katanya.
Proses penataan kata dia, akan ditangani oleh Pemerintah Kota Jogja. Terkait UMKM yang akan ditampung dalam penataan ini ia belum diketahui detail jumlahnya. “Kalau seberapa luas dan sebagainya [UMKM] baru akan dibicarakan,” ungkapnya.
Selain membahas penataan Stasiun Tugu, kunjungan ini juga menjadi perkenalan Didiek Hartantyo dengan Pemda DIY khususnya Sri Sultan HB X. Didiek Hartantyo menjabat Direktur Utama PT KAI Persero sejak 8 Mei lalu, menggantikan Edi Sukmoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 7 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Polres Pamekasan memeriksa tiga orang terkait dugaan suap program MBG. Polisi juga akan memanggil seluruh kepala dapur MBG.
Simak tips memilih seragam sekolah yang nyaman, awet, dan sesuai aturan sekolah agar tidak salah beli saat tahun ajaran baru.
Pencarian dua remaja yang hilang di Gunung Bismo, Wonosobo, memasuki hari keenam. Tim gabungan masih menyisir sejumlah jalur.
Hari Pustakawan Nasional diperingati setiap 7 Juli. Simak sejarah, makna, dan peran pustakawan dalam memperkuat literasi di era digital.