Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 22 penambahan kasus positif pada Kamis (24/9/2020). Penambahan kasus ini hanya dari dua domisili, yakni Sleman 20 kasus dan Kota Jogja 2 kasus. sementara 18 kasus dinyatakan sembuh dan tiga kasus dilaporkan meninggal.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, mengatakan berdasarkan riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari tracing kasus positif 12 kasus, perjalanan luar daerah 3 kasus dan masih dalam penelusuran 7 kasus. “Merupakan hasil pemeriksaan pada 715 sampel dari 646 orang,” ujarnya.
BACA JUGA: Kisah Aiptu Sri Mulyono, Polisi Relawan Pemakaman Covid-19 yang Meninggal karena Corona
Tiga kasus dilaporkan meninggal yakni Kasus 1.821, perempuan 67 tahun, Sleman, dengan komorbid diabetes melitus; Kasus 1.990, laki-laki 67 tahun, Bantul, dengan komorbid hipertensi; Kasus 2.402, laki-laki 61 tahun, Sleman, dengan komorbid jantung dan diabetes melitus.
Adapun kasus sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 1 kasus, Bantul 3 kasus, Kulonprogo 1 kasus dan Sleman 13 kasus. dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 2.397 kasus, dengan 1.652 kasus sembuh dan 64 kasus meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
WMO memprediksi suhu global terus naik hingga 2030. Peluang besar rekor panas baru dan dampak ekstrem perubahan iklim.
Rupiah diprediksi bergerak di Rp17.800–Rp17.950 per dolar AS, tertekan sentimen fiskal dan arus modal asing.
BPH Migas temukan truk curangi BBM subsidi di Jepara. Gunakan 16 QR code dan pelat palsu untuk isi hingga 1.000 liter.
UGM menilai Pancasila sedang diuji. Peran elite politik jadi kunci, ancaman datang dari militerisasi hingga disinformasi.
TikTok Shop kenakan biaya logistik hingga Rp10.000 per transaksi. Seller protes, pemerintah soroti potensi market abuse.