Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Gunung Merapi mengalami erupsi Minggu (21/6/2020) pagi./Ist- twitter @BPPTKG
Harianjogja.com, JOGJA--Erupsi Gunung Merapi setelah terakhir terjadi pada 2010 silam, diprediksi sudah semakin dekat. Hal ini ditadai dengan meningkatnya aktivitas Gunung Merapi, dimana aktivitas kegempaan semakin intensif dalam seminggu terakhir.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan dalam kurun 23-29 Oktober, tercatat 81 kali gempa vulkanik dangkal, 864 kali gempa multifase, 10 kali gempa low frekuensi, 376 kali gempa guguran , 286 kali gempa hembusan dan tujuh kali gempa tektonik. “Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibanding minggu lalu,” katanya, Jumat (30/10/2020).
BACA JUGA: Arab Saudi Izinkan Jemaah Umrah Luar Negeri Masuk 1 November 2020
Sebagai perbandingan, pada Kamis (22/10/2020) BPPTKG mencatat kegempaan selama seminggu meliputi 167 kali gempa hembusan, 63 kali gempa vulkanik dangkal, 433 kali gempa multifase, 23 kali gempa low frekuensi, 170 kali gempa guguran dan 16 kali gempa tektonik. Jumlah ini juga lebih tinggi dibanding minggu sebelumnya lagi.
Secara visual, analisis morfologi area kawah berdasarkan foto dari sektor tenggara pada Jumat (30/10/2020) terhadap Kamis (22/10/2020) tidak menunjukkan adanya perubahan morfologi kubah. Adapun volume kubah lava pada kamis (29/10/2020) yakni sebesar 200.000 meter kubik. “Tidak teramati adanya material magma baru,” ungkapnya.
Kemudian deformasi Gunung Merapi yang dipantau dari EDM pada minggu ini menunjukkan adanya laju pemendekan jarak sebesar 4 cm per hari. Meski terjadi hujan , tidak dilaporkan munculnya lahar atau penambahan aliran di sejumlah sungai yang berhulu di Gunung Merapi.
Berdasarkan amatan tersebut, disimpulkan aktivitas Gunung Merapi masih cukup tinggi, sehingga statusnya ditetapkan dalam tingkat Waspada. “Terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik menunjukkan proses pergerakan magma menuju permukaan,” katanya.
Adapun potensi bahaya saat ini adalah berupa guguran lava dan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif. Dengan tingkat aktivitas ini, maka diimbau agar dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi dikosongkan dari segala aktivitas masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jadwal DAMRI Bandara YIA 14 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan dengan tarif promo Rp50.000 hingga September 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 14 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.
Jadwal KA Bandara YIA 14 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Stasiun Tugu dan sebaliknya.