Mobil Brimob Tertabrak KA Bandara di Pelintasan Tanpa Penjagaan
Mobil dinas Brimob dan KA Bandara mengalami kecelakaan di Sedayu, Bantul. Polda DIY memastikan tidak ada korban maupun gangguan operasional.
Proyek pengerjaan penataan kawasan simpang Tugu dan penataan kawasan pedestrian Jalan Jenderal Sudirman mulai dikerjakan-Harian Jogja - Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, JETIS--Proyek pedestrian Jalan Jenderal Sudirman segera rampung. Salah satu perubahan yang bakal terjadi pasca proyek rampung yakni ditatanya Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.
Camat Jetis, Sumargandi menegaskan rencananya PKL di sepanjang Jln. Jenderal Sudirman kawasan Jetis akan dipindahkan ke tempat baru. Pihaknya sudah bekerja sama dengan Disperindag untuk memindahkan sejumlah PKL ke pasar. "Kami sudah kerja sama dengan Disperindag, itu akan kita pindahkan ke Pasar Pingit rencananya begitu," jelas Sumargandi pada Senin (7/12/2020).
BACA JUGA : Proyek Pedestrian Jalan Jenderal Sudirman Jogja Dikebut
Berdasarkan catatan Sumargandi, ada sebanyak 27 PKL yang bakal dipindahkan. Akan tetapi tak semua PKL mau menerima tawaran Kemantren Jetis direlokasi ke Pasar Pingit.
"Kemari data ada sekitar 27 PKL. Hanya saja tidak semuanya ke sana, juga ada yang sudah nyari tempat sendiri. Sementara kemarin sudah ada yang daftar kita tampung dulu namti kita komunikasikan dengan Disperindag Kota Jogja," terangnya.
"Ini kemarin baru lima yang masuk untuk pendaftaran, sudah mengumpulkan KTP juga. Rencananya [mendapatkan] los masing-masing. Nanti setelah mendekati kita komunikasikan lagi dengan Disperindag untuk penempatannya. Sisanya mereka mungkin mencari tempat sendiri menyesuaikan yang mereka inginkan, yang jelas bukan di tempat larangan, intinya camat sudah memfasiltasi kalau tidak berkenan silahkan mencari tempat lainnya. Kemarin ridak ada yang keberatan mudah-mudahan nanti berjalan lancar," tutur Sumargandi.
BACA JUGA : 26 PKL di Jalan Jenderal Sudirman Jogja Bakal Digusur Demi
Selain PKL, beberapa lokasi parkir pun juga ditertibkan. Sumargandi menyebutkan pihaknya telah memberikan sosialiasi kepada jukir bila kedepannya kawasan Jln. Jenderal Sudirman tidak boleh dipakai untuk pakir. Sejauh ini sosialisasi telah dilakukan Kemantren Jetis pada November dan Desember.
"Sudah di komunikasikan PKL dan parkir di sekirar sini bahwa nanti tidak boleh parkir disini, dialihkan ke tempat lain. Rencananya kita baru ancang-ancang komunikasi dengan pasar juga di depan Kranggan lokasi untuk parkir dan di belakang pasar. Selain itu Kebon Ndalem asli yang Balai Kampung itu kalau bisa kerja sama dengan kampung untuk dikelola parkirnya di sana kalau sudah jadi tidak boleh parkir," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mobil dinas Brimob dan KA Bandara mengalami kecelakaan di Sedayu, Bantul. Polda DIY memastikan tidak ada korban maupun gangguan operasional.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.