Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Petugas medis melakukan rapid tes antigen COVID-19 kepada calon penumpang Kereta Api (KA) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (21/12/2020). /ANTARA FOTO-Galih Pradipta
Harianjogja.com, JOGJA- Mengacu pada Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Revisi 5, tidak semua kontak erat kasus positif dites swab, melainkan hanya kontak erat yang bergejala saja.
“Sesuai pedoman revisi lima memang begitu,” kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih, Minggu (27/12/2020).
Baca juga: Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di Rumah Sakit, 14 Orang Diamankan Polisi
Di DIY, ia mengakui tidak mengadopsi pedoman tersebut secara langsung, terutama pada poin swab untuk kontak erat ini. Sehingga sejauh ini, kontak erat masih dites swab meski tidak bergejala. Meski demikian, secara bertahap, di DIY, kontak erat tak bergejala tidak dites swab.
Dengan tidak diswab, maka seluruh kontak erat diwajibkan isolasi mandiri. Untuk itu, dalam mengadopsi pedoman ini kata dia, perlu ditingkatkan kualitas pemantauan isolasi mandiri pada kontak erat. “Kami baru memulainya bertahap,” ungkapnya.
Kasus Positif Tambah 183 Orang
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 183 penambahan kasus positif pada Minggu (27/12/2020). Bantul mendominasi penambahan sebanyak 73 kasus. Sementara sebanyak 149 kasus dinyatakan sembuh dan tiga kasus meninggal. Total kasus positif DIY tembuh 11.000.
Berty Murtiningsih menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 30 kasus, Bantul 73 kasus, Kulonprogo 5 kasus, Gunungkidul 34 kasus dan Sleman 41 kasus.
Dilihat dari riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari tracing kasus positif 96 kasus, periksa mandiri 40 kasus, kontak dengan kasus positif luar DIY 1 kasus, skrining karyawan kesehatan 5 kasus dan belum ada keterangan 41 kasus. “Dari pemeriksaan pada 783 sampel dari 759 orang,” ujarnya.
Tiga kasus meninggal meliputi Kasus 8.297, perempuan 71 tahun, Kota Jogja; Kasus 8.662, perempuan 62 tahun, Kota Jogja; kasus 9.412, laki-laki 49 tahun, Sleman. Adapun 149 kasus sembuh belum ada keterangan domisili dan usia.
Dengan penambahan ini, maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 11.110 kasus, dengan rincian 3.559 kasus aktif, 7.316 kasus sembuh dan 235 kasus meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
DPRD DIY mendesak sanksi tegas hingga pencabutan izin SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan MBG. Sebanyak 415 dari 424 SPPG telah ber-SLHS.
Dana Transfer ke Daerah atau TKD 2027 mencapai Rp735 triliun, naik Rp42 triliun, tetapi masih 20,1% di bawah alokasi 2025.
Bulog menyalurkan beras dan minyak goreng bagi penyintas gempa NTT. Bantuan mencapai 10 ton beras dan 1.000 liter minyak per kabupaten.
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang Parigi Moutong. BPBD menyebut belum ada laporan rumah warga rusak, tetapi plafon dan dinding kantor PU terdampak.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.