Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Foto Ilustrasi lokasi bekas tanah longsor di Dusun Sabrang Kidul, Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo, Rabu (11/3/2020). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara.
Harianjogja.com, KULONPROGO--Hujan yang mengguyur Kabupaten Kulonprogo, pada Selasa (29/12/2020) menyebabkan peristiwa tanah longsor di sejumlah titik. Salah satunya tebing setinggi 20 meter yang longsor menutup akses jalan.
Menurut laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, hujan berintensitas sedang kemarin telah menimbulkan peristiwa tanah longsor di dua lokasi, yaitu di Kalurahan Ngargosari, Kapanewon Girimulyo dan Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Pengasih.
BACA JUGA : Suara Gemuruh Selamatkan Kusnan dan Keluarganya
"Untuk sementara laporan terkait bencana tanah longsor yang kami terima ada di dua titik tersebut, saat ini kami masih melakukan pendataan lebih lanjut," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kulonprogo, Edi Wibowo, saat dikonfirmasi wartawan Rabu (30/12) siang.
Edi menjelaskan longsoran tanah di wilayah Ngargosari menimpa ruas jalan Gayam-Tugu Ireng, Dusun Petet, kalurahan setempat. Longsoran itu berasal dari tebing setinggi 20 meter. Adapun lebar longsoran sepanjang 100 meter dengan ketebalan 4,5 meter. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.
Akibat kejadian itu, ruas jalan Gayam-Tugu Ireng hingga saat ini belum bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. Pasalnya longsoran tanah menutup akses jalan. Di tambah beberapa pohon bertumbangan hingga melintang di jalan tersebut.
BACA JUGA : Longsor di Samigaluh Kulonprogo Menutup Jalan
"Hingga kemarin malam belum dilakukan evakuasi karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan," ujarnya.
Adapun untuk wilayah Sidomulyo, longsoran tanah dilaporkan menutup akses jalan bagi warga RT 27, RW 12, Dusun Kemaras, kalurahan setempat. Peristiwa itu terjadi pada sekitar pukul 20.45 WIB.
Kepala Dusun Kemaras, Iksetyawan mengatakan longsoran itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun materi, tetapi akses jalan untuk keluar tidak bisa dilewati. "Ya ada 12 KK yang terisolir karena jalan yang biasa lewati longsor, dan mereka pagi tadi tidak bisa kemana mana," ujarnya.
Dia menjelaskan longsoran itu dari tebing setinggi lima meter. Adapun penyebab longsoran karena hujan mengguyur wilayah Sidomulyo sejak pagi hingga malam hari. "Sementara struktur tanah di sini labil sehingga terjadi longsoran," ujarnya.
BACA JUGA : Potongan Video Banjir dan Tanah Longsor Kulonprogo Bikin
Saat ini warga dibantu pemerintah Kalurahan Sidomulyo, Polsek dan koramil tengah melakukan kerja bakti untuk membersihkan sisa longsoran tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.