Jadwal Terbaru KRL Jogja-Solo di Semua Stasiun, Minggu 17 Mei 2026
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Anggota Komisi B DPRD DIY Dwi Wahyu. /Ist-DPRD.
Harianjogja.com, JOGJA—DPRD DIY menyarankan penggunaan dana keistimewaan (danais) untuk mendukung penanganan Covid-19 terutama di sektor kesehatan dan pemulihan ekonomi. Usulan itu disampaikan seiring menurunkan pendapatan daerah karena terdampak pandemi Covid-19.
Anggota Komisi B DPRD DIY Dwi Wahyu menjelaskan akibat Covid-19 pendapatan DIY mengalami penurunan. Sebagaimana tertuang dalam APBD 2021 yang sudah disepakati, bahwa target pendapatan di angka Rp5,7 triliun atau menurun dari target pendapatan 2020 di angka Rp61, trilliun. Pendapatan sektor pariwisata mengalami penurunan antara 40% hingga 50%.
BACA JUGA : Lift Ambrol, Ketua & Anggota DPRD DIY Terjatuh dari Lantai
Tetapi DIY memiliki dana transfer dari pusat yang dinilai tergolong utuh dan tidak mengalami pemangkasan dibandingkan jenis dana transfer lainnya, yaitu danais. Oleh karena itu pihaknya menyarankan agar danais tersebut bisa digunakan untuk menggantikan peran sejumlah pos APBD yang drop.
“Kekuatan anggaran kita harus dievaluasi, tetapi kita punya kekuatan anggaran utuh, [yaitu] danais. Bagaimana danais ini bisa menggantikan peran yang biasanya dibiayai oleh APBD. Kalau dalam menggantikan peran karena APBD drop, pendapatan drop, ada danais, mari kita optimalkan danais ini. Untuk menggantikan peran itu, yaitu kebutuhan kesehatan dan ekonomi yang harus di maksimalkan,” kata Dwi, Senin (4/1/2021).
Politikus PDIP ini mengatakan pada 2021 ini DIY masih mendapatkan jatah danais Rp1,3 triliun. Ia berharap bisa dimaksimalkan penggunaannya termasuk untuk penanganan Covid-19 terutama menggenjot pemulihan ekonomi dan layanan kesehatan. Oleh karena itu perlu adanya evaluasi penggunaannya ke depan dengan menerapkan skala prioritas.
BACA JUGA : DPRD DIY: Penggunaan Danais Jangan Hanya
“Ada lima ruang yang bisa diakses, ada empat yang bisa difokuskan. Mari dioptimalkan, kita rigidkan, di kebudayaan itu apa apakah hanya event saja, atau membuat video saja? Tidak, tetapi semua aktivitas di Jogja itu basisnya adalah budaya, mari kita optimalkan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Tanggal 18 Mei memperingati Hari Kearsipan Nasional, Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, hingga Hari Biola Sedunia.
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Sebanyak 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia, ditemukan. Sebanyak 16 orang meninggal dunia dan pencarian masih berlangsung.
Liverpool keluar dari empat besar Liga Inggris 2025/2026 usai kalah dari Aston Villa, sementara Manchester United pastikan posisi ketiga.
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan