638.000 Pekerja di DIY Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Ahli Waris Didorong Mandiri
Sekitar 638.000 pekerja di DIY menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. BPJS juga mengembangkan PEKA untuk memberdayakan ahli waris.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Direktur Utama PDAM Sleman Dwi Nurwata mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan 1.000 sambungan rumah (SR) baru khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu untuk menikmati layanan air PDAM.
Program tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat agar memenuhi hak dasarnya mendapatkan layanan air bersih. "Ini salah satu program prioritas tahun ini bagi warga miskin yang memiliki daya listrik 450 watt. Tujuannya agar mereka dapat menikmati air yang sehat dan sudah diolah," katanya, Senin (18/1/2021).
Mereka yang menjadi sasaran program ini berada di 17 kapanewon. Terutama di wilayah pinggiran seperti Kapanewon Minggir, Moyudan, Tempel dan lainnya.
"Untuk wilayah Prambanan, kami tinggal mengganti pipa-pipa Pamsimas yang bocor dan rusak agar layanan PDAM bisa maksimal diterima warga. Perbaikan pipa-pipa yang bocor kami targetkan maksimal sampai Juli mendatang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 638.000 pekerja di DIY menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. BPJS juga mengembangkan PEKA untuk memberdayakan ahli waris.
PANDI mendorong Universal Acceptance agar aksara Bali, Jawa, Pegon, Jawi, dan Arab Melayu bisa digunakan di ekosistem internet global.
Prof Uceng mengajak massa aksi mengacungkan tiga jari dan meneriakkan revolusi di Titik Nol Jogja saat demonstrasi, Rabu (28/10/2026).
Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar 2026 resmi dibuka di Living World Denpasar pada 28 Oktober hingga 1 November, menghadirkan hiburan, aktivitas komunitas.
Noah Wyle meraih gelar Sexiest Man Alive 2026 dari People. Aktor serial ER itu mengaku terkejut dan berseloroh soal reaksi keluarganya.
DPRD Kota Jogja mendorong IKM beradaptasi saat daya beli melemah, sementara perbankan perlu berhati-hati menyalurkan kredit usaha.