Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Foto Ilustrasi ssiwa di sekolah. /ANTARA FOTO-Syifa Yulinnas.\n
Harianjogja.com, WONOSARI – Siswa kelas akhir untuk tingkatan SD dan SMP diperbolehkan menjalankan kegiatan pembelajaran tatap muka secara terbatas. Diharapkan pertemuan ini bisa meningkatkan motivasi para siswa dalam pelaksanaan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD).
Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Kisworo mengatakan, tatap muka konsultasi di sekolah digelar mulai Senin (22/3). Meski demikian, tidak semua siswa menjalankan karena kebijakan tersebut hanya berlaku untuk siswa kelas akhir di tingkat SD maupun SMP.
“Di dalam pelaksanaan juga membuat surat edaran tentang konsultasi pembelajaran di sekolah,” kata Kiswara kepada wartawan, Selasa (23/3).
BACA JUGA : Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dia menjelaskan, pemberian izin sekolah tatap muka ini tak serta merta bisa dilakukan. Pasalnya, pelaksanaan harus mendapatkan rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 kapanewon setempat.
“Akibatnya pelaksanaan [tatap muka] di lapangan tidak bisa dilakukan secara serentak,” ujarnya.
Kepala Sekolah SD Negeri 2 Mulo, Wonosari, Wiji Utomo mengatakan, pihaknya sudah memulai kegiatan belajar tatap muka konsultatif. Adapun pelaksanaan sesuai dengan surat edaran dari disdikpora, hanya siswa kelas VI yang diperbolehkan datang ke sekolah. “Untuk yang lainnya masih menjalani pembelajaran secara daring,” kata Muji.
Dia menjelaskan, siswa kelas VI di SD Negeri 2 Mulo ada 25 anak. Untuk menghindari terjadinya kerumunan, maka konsultasi dibagi menjadi tiga ruangan sehingga dalam satu kelas ada delapan siswa.
BACA JUGA : April, Jawa Tengah Mulai Simulasi Belajar Tatap Muka
Untuk durasi kegiatan belajar mengajar, dalam sehari juga dibatasi maksimal dua jam. “Proses belajar sesuai dengan standar penerapan protokol kesehatan secara ketat,” katanya.
Hal berbeda terjadi di SMP Negeri 2 Wonosari. Siswa kelas IX masih belum bisa menjalankan tatap muka konsultasi karena menunggu rekomendasi dari satgas Covid-19 di Kapanewon Wonsoari.
“Kalau nanti sudah dipastikan siap, izin baru diberikan dan kami masih menunggunya,” kata Kepala SMP Negeri 2 Wonosari, Purwanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.