Hadapi Kekeringan, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran dan Dropping Air
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Sejumlah nelayan menghitung hasil tangkapan bersama pengepul ikan./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, KRETEK - Kabar akan berdirinya kembali Dinas Kelautan dan Perikanan disambut positif oleh Pemerintah Kalurahan para nelayan di Parangtritis. Kalurahan Parangtritis menilai kembali berdirinya dinas tersebut akan memangkas birokrasi para nelayan.
Lurah Parangtritis, Bantul Topo menuturkan adanya Dinas Kelautan dan Perikanan akan membuat informasi dari dan ke nelayan akan lebih cepat sampai. "Prosesnya jadi lebih cepat. Tidak melalui dua tahapan, tapi satu tahapan sudah selesai karena punya kepala dinas sendiri," tuturnya Minggu (4/4/2021).
"Kalau tidak berdiri sendiri kan harus Ke Kabid Kelautan dan Perikanan, baru masuk Kepala Dinas. Besok kalau berdiri sendiri kan jadi lebih cepat. Aspirasi nelayan bisa segera ditangkap dan bisa direalisasi," imbuhnya.
BACA JUGA : Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul Dihidupkan Lagi
Meski dirasa lebih lama, Topo tak menampik kerja dinas yang digabung sekarang sebenarnya juga baik. "Sekarang kan dari Kabid Keluatan dan Perikanan, baru ke Kepala Dinas, kan agak lama. Walaupun kemarin kerjaan semuanya baik," katanya.
"Pemisahan Dinas Kelautan dan Perikanan dengan Dinas Pertanian dan Pangan itu dampaknya baik. Istilahnya itu tahapannya berkurang," ungkapnya.
Sebelumnya Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menuturkan rencana pemisahan Dinas Kelautan dan Perikanan dengan Dinas Pertanian dan Pangan masih terus dikaji. "Ini sedang dalam kajian, karena potensi lokal kita laut. Sementara dalam misi kita hari ini pendayagunaan potensi lokal itu harus dikedepankan," ujarnya.
BACA JUGA : Perikanan Bantul Fokus pada 3 Jenis Ikan Ini
Namun Halim menegaskan implementasi wacana tersebut paling cepat akan terjadi pada triwulan ketiga. "Agar pengelolaan pesisir laut, tambak dan perikanan yang ada di Bantul itu optimal, maka Dinas Kelautan dan Perikanan itu akan kita hidupkan. Target mungkin triwulan ketiga tahun ini [aktif]," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.