Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, WONOSARI – Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menyerahkan bantuan mesin pertanian kepada kelompok tani. Melalui bantuan ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas hasil dari pertanian di Bumi Handayani.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, untuk memacu produktivitas hasil pertanian dilakukan pemberian alat-alat mesin pertanian. Bantuan diberikan ke sejumlah kelompok petani yang berlangsung di halaman dinas pertanian dan pangan, Kamis (22/4/2021).
BACA JUGA : Kelompok Tani Sumber Balecatur Usir Tikus dengan Rumah
Ia menjelaskan, beberapa alat yang diberikan meliputi tiga unit powertresher, lima unit alat pemipil jagung, satu unit olah pengolahan hasil mocaf. Selain itu, ada juga 39 alat olahan hasil pertanian untuk anggota kelompok wanita tani. “Sudah kami berikan secara simbolis bersama dengan Wakil Bupati Gunungkidul,” kata Bambang kepada wartawan, kemarin.
Ia berharap bantuan alat ini bisa dioptimalkan dan memberikan dampak positif terhadap hasil porduksi pertanian untuk kesejahteraan. Selain itu, para petani juga diminta melakukan pemeliharaan secara rutin sehingga alat-alat tersebut tidak mudah cepat rusak.
“Jangan hanya digunakan, tapi harus dirawat dengan baik,” katanya.
BACA JUGA : KKN UMY Bantu Kelompok Tani Maju Makmur Tingkatkan
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto. Menurut dia, bantuan yang diberikan jangan sampai mangkrak. “Pemanfaatanya harus dioptimalkan sehingga memberikan hasil yang baik,” kata Heri.
Menurut dia, pemkab berkomitmen membantu petani dalam upaya memaksimalkan hasil produksi. Selain rutin memberikan bantuan alat pertanian, juga ada upaya pendampingan dengan cara optimalisasi lahan untuk memaksimalkan kapasitas produksi. “Saya juga berikan apresiasi kepada petani karena tetap eksis meski masih dalam kondisi pandemi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Danantara menunjuk Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT DSI untuk mengawal ekspor batu bara, sawit, dan fero alloy.
Laki Code 2026 menyajikan berbagai kompetisi menarik bagi para peserta, di antaranya Vario Modification Contest, E-SportCompetition, Band Competition
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.