Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, DIY, Rabu (7/1/2021). /ANTARA FOTO-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, SLEMAN- Aktivitas erupsi Gunung Merapi terpantau masih relatif tinggi. Setidaknya dalam dua hari terakhir, teramati Merapi muntahkan lima awan panas guguran. Selain awan panas, guguran lava pijar dan sejumlah aktivitas kegempaan juga masih terjadi.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan pada Sabtu (1/5/2021), awan panas teramati pukul 07.31 WIB dengan amplitudo 45 mm, durasi 91 detik dan jarak luncur 1,3 km menuju barat daya.
“Awan panas kedua terjadi pada pukul 10.44 WIB, tercatat dalam seismograf dengan amplitudo 61 mm, durasi 95 detik dan jarak luncur 1,3 km ke arah barat daya. Pada sore harinya pukul 15.28 WIB teramati kembali awan panas dengan amplitudo 35 mm, durasi 133 detik dan jarak luncur 1,7 km ke arah barat daya,” ujarnya, Minggu (2/5/2021).
Baca juga: Kelompok Tani di Bantul Peroleh Hibah 23 Alsintan
Kemudian awan panas keempat dan kelima terjadi pada periode pengamatan pukul 18.00-24.00 WIB dan Minggu (2/5/2021) pukul 00.00 WIB-06.00 WIB. Masing-masing memiliki jarak luncur 1,2 km dan 1,5 km ke arah barat daya. Selain awan panas, pada Sabtu (1/5/2021) teramati terjadi tiga guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 600 meter ke arah barat daya dan tenggara.
Kemudian pada Minggu (2/5/2021) pukul 00.00 WIB-06.00 WIB, teramati sebanyak enam guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1 km ke arah barat daya. Pada aktivitas kegempaan, dari Sabtu (1/5/2021) selama 24 jam hingga Minggu (2/5/2021) pukul 00.00 WIB-12.00 WIB, terjadi lima gempa awan panas guguran, 155 gempa guguran, 11 gempa hembusan, 27 gempa fase banyak, dua tektonik jauh dan dua vulkanik dangkal.
Baca juga: Ratusan Telur Penyu Berhasil Diselamatkan
Berdasarkan pengamatan terakhir pada Kamis (28/4/2021), kedua kubah lava Gunung Merapi meski terus tumbuh namun karena terkikis aktivitas erupsi, volumenya tidak bertambah signifikan dari minggu sebelumnya, yakni 1.141.850 meter kubik pada kubah barat daya dan 1.794.000 meter kubik pada kubah lava tengah kawah.
Dalam sepekan terakhir tidak teramati adanya lahar hujan maupun penambahan aliran di sungai sekitar Gunung Merapi, meski hujan dengan intensitas ringan yakni 3 mm per jam selama 70 menit sempat terjadi di Pos Babadan, Rabu (27/4/2021) lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jadwal MotoGP Jepang 2026 di Motegi berlangsung 2–4 Oktober. Jorge Martín hanya unggul 12 poin atas Marc Márquez.
Janice Tjen akan berduet dengan Venus Williams di Guangzhou Open 2026. Turnamen berlangsung 26 Oktober hingga 1 November.
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran keuangan selama sembilan musim. Man City masih punya hak banding hingga 2 Oktober.
Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis 1 Oktober 2026. Simak jam kick-off dan siaran langsungnya.
Inggris menang 2-0 atas Republik Ceko di UEFA Nations League. Anthony Gordon dan Harry Kane mencetak gol kemenangan Inggris.