Mobil Listrik Kian Diminati di Jogja, Pajak Tahunan Hanya Rp200.000
Pasar kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di DIY dinilai terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan hemat
Setangkai anggur yang berada di pekarangan rumah warga di Jalan Pramuka, Gang perjuangan, RW 7, Pandeyan. /Ist.
Harianjogja.com, UMBULHARJO - Pemerintah Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo Kota Jogja akan mengoptimalkan pembudidayaan pertanian anggur lokal dengan skala rumahan pada tahun depan. Upaya ini dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki oleh masyarakat setempat.
Lurah Pandeyan, Sri Suparbiyono mengatakan, masyarakat setempat mempunyai begitu banyak potensi ekonomi yang dapat dikembangkan salah satunya yakni pembudidayaan anggur yang memanfaatkan lahan sempit di pekarangan rumah.
BACA JUGA : Kisah KWT di Jogja Manfaatkan Lahan Sempit Tanam
Selama ini warga di wilayah setempat khususnya di Jalan Pramuka, Gang perjuangan, RW 7 telah lama melakukan budi daya pertanian anggur lokal, namun belum menyentuh semua lapisan masyarakat.
"Itu mungkin ada puluhan KK yang membudidayakan anggur, tapi memang belum menyentuh semua masyarakat. Makanya rencana kami ini akan coba kami kembangkan lebih luas lagi," katanya, Jumat (30/4/2021).
Sri memaparkan sejak lama, warga di daerah itu memang telah mengelola pertanian anggur sekali kecil. Sepanjang gang di jalan itu anggur menghiasi pekarangan rumah warga. "Ada satu yang ahli memang disana jadi dia kembangkan sendiri," ungkapnya.
Sedikitnya terdapat belasan jenis anggur yang ditanam di wilayah itu. Beberapa diantaranya yakni anggur baikonur, anggur merah, hijau dan lain sebagainya. "Kurang lebih ada sekitar 16 jenis itu," katanya.
BACA JUGA : Menanam Sayuran di Lahan Sempit, Kelompok Ibu-Ibu ini
Anggur tersebut telah dikembangkan dan dipadukan dengan jenis anggur lain. Untuk menyesuaikan dengan kontur tanah, petani setempat menanam pohon anggur lokal di bagian bahwa dan memadukannya dengan jenis anggur lain di bagian atas.
"Jadi memang ada satu yang ahlinya dan itu yang akan kami gandeng nanti untuk mengajarkan masyarakat," ujarnya.
Sri mengungkapkan bahwa, saat ini pihaknya telah mencoba melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk mencoba berkoordinasi dan melakukan pelatihan budi daya anggur.
"Memang selama ini hanya dikonsumsi untuk sendiri saja, mungkin ke depan kalau masyarakatnya sudah sadar kami akan coba beri pelatihan budi daya dan juga pemasarannya," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di DIY dinilai terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan hemat
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.