KASUS PORNOGRAFI: Divonis 10 Bulan Penjara, Ini Respons Pihak Siskaeee
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, WATES--Total jumlah tenaga kependidikan di Kulonprogo yang menjadi sasaran vaksinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo terhitung mencapai sekitar 10.000 orang. Jumlah tersebut terdiri dari mulai tingkat sekolah dasar (SD) hingga petugas di sekolah.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati, mengatakan tahapan vaksinasi bagi tenaga kependidikan di kabupaten Kulonprogo baru mencapai 33,33 persen dari total keseluruhan tenaga kependidikan yang ada.
BACA JUGA : Vaksinasi Guru di Sleman Kelar, Sekolah Tatap Muka Tinggal
"Baru mencapai mencapai sepertiga atau sekitar 3400 orang dari total seluruh tenaga kependidikan yang ada yakni sekitar 10 ribu di Kulonprogo," kata Baning pada Senin (3/5/2021).
Lebih lanjut, vaksinasi kepada tenaga kependidikan menyasar pada tingkat paling bawah terlebih dahulu. Dari tingkat seperti PAUD dan TK lalu berlanjut hingga ke tingkat SLTA. Pada tenaga kependidikan di jenjang SLTA sebagian sudah menyelesaikan vaksinasi karena telah difasilitasi pemerintah provinsi.
"Harapannya apabila tahun ajaran 2021 jadi dilaksanakan tatap muka, tentu semua guru harus sudah divaksin. Untuk kebijakan di Kulonprogo, akan difokuskan kepada lansia dan guru terlebih dahulu," kata Baning.
BACA JUGA : Pemberian Vaksin Tenaga Pendidik & Kependidikan
Pelaksanaan vaksinasi terhadap tenaga kependidikan di Kulonprogo bukan tanpa kendala. Pasalnya, selain tenaga pendidikan ada sasaran vaksinasi bagi lansia dan tenaga pelayanan publik yang sampai saat ini belum terselesaikan.
"Kami membuat sistem penyuntikan vaksin dengan dibagi pada tiga sasaran sesuai ketersediaan vaksin. Yakni 40-45 persen diberikan untuk lansia, kemudian 40-45 persen diberikan kepada tenaga kependidikan, serta 10-20 persen disasarkan untuk tenaga pelayanan publik yang belum menerima vaksin," kata Baning.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo Arif Prastowo mengatakan jajarannya telah memantau di sejumlah kapanewon terkait dengan upaya vaksinasi kepada tenaga kependidikan.
"Sebagian sudah mengalami vaksinasi tahap pertama. Semoga pasokan vaksin lancar dan vaksinasi tahap kedua harapannya bisa dilakukan pada akhir bulan Mei," kata Arif.
BACA JUGA : 5.975 Guru dan Tenaga Kependidikan Jadi Sasaran Vaksin
Jika vaksinasi tahap kedua sudah bisa terlaksana, tenaga kependidikan d siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka yang rencananya dimulai pada Juli mendatang.
"Dengan demikian antibodi tenaga kependidikan kan sudah terbentuk ya. Sehingga relatif akan lebih aman untuk mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka," kata Arif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.