Atasi Krisis Air Saptosari-Panggang, PDAM Bor Sungai Bawah Tanah Ngobaran
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.
Petugas memeriksa kendaraan bernopol Jakarta dalam operasi penyekatan larangan mudik di Pos Wirobrajan, Kota Jogja, Minggu (9/5/2021). /Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja mencatat sedikitnya 225 pemudik dari luar DIY telah masuk ke Jogja sejak 22 April sampai 9 Mei kemarin. Data tersebut diperoleh dari pencatatan Satgas PPKM Mikro. Para pemudik telah melakukan isolasi mandiri baik di hotel maupun rumah masing-masing.
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan pemudik yang masuk diharuskan melapor ke Satgas PPKM Mikro. Setelah itu mereka diwajibkan melakukan isolasi mandiri guna mencegah penyebaran Covid-19.
BACA JUGA: Ratusan Petugas Diterjunkan untuk Awasi Prokes di Area Wisata di Gunungkidul
Pemudik itu yang masuk sejak 22 April-3 Mei lalu oleh Satgas PPKM Mikro tercatat ada 92 orang. Sebelum itu dilaporkan pula terdapat 22 pemudik yang telah masuk. Setelah itu, pada 6 Mei masuk 48 lagi dan 7 Mei sebanyak 40 pemudik. Lalu, masuknya pemudik kembali turun sejak 8 dan 9 Mei kemarin.
"Pergerakan mudik itu memang paling tinggi puncaknya pada 22 April. Setelah itu turun dan pada 8 dan 9 Mei itu sudah tidak ada lagi. Bahkan pada tanggal 8 yang masuk cuma empat dan tanggal 9 tidak ada," katanya, Senin (10/5/2021).
Para pemudik itu sebagian besar merupakan para keluarga inti dan sanak keluarga dari warga Jogja yang datang menjelang Lebaran ini. Mereka tetap masuk ke wilayah setempat meskipun pemerintah telah memberlakukan larangan mudik pada Lebaran kali ini.
"Sekarang sedang menjalankan isolasi mandiri," ujarnya.
Heroe menjelaskan, dari seluruh pemudik, belum ada yang terkonfirmasi Covid-19. Mereka disebut dia rata-rata telah membawa surat keterangan bebas Covid-19. "Mungkin yang awal-awal tanggal 22 itu yang belum lengkap suratnya tapi mereka isolasi mandiri," katanya.
BACA JUGA: Pelayanan SIM Polda DIY Libur Lebaran, Perpanjangan Diberi Masa Tenggang 3 Hari
Dia juga mengklaim tidak ada pencatatan yang terlewat bagi para pemudik yang masuk ke wilayah Jogja. Sebab, Satgas Covid-19 di tingkat RT berperan optimal dalam mengawasi dan mencatat para pemudik itu.
Lurah Pandeyan, Sri Suparbiyono mengatakan mendapati ada satu orang pemudik yang masuk ke wilayah setempat. Pemudik itu disebut berasal dari Papua dan merupakan warga setempat.
"Pemberlakuannya sama yakni mesti lapor ke Satgas Covid-19 RT dulu dam nanti baru menjalani isolasi mandiri," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu, 25 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.