Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Vaksinasi Covid-19 di Gunungkidul mulai menggunakan vaksin dari Astrazenca.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Gunungkidul Abdul Azis mengatakan vaksin yang digunakan tidak hanya Sinovac. Vaksin Astrazeneca juga mulai dipergunakan kepada calon penerima vaksin di Gunungkidul. “Hari ini [kemarin] sudah mulai dipergunakan di puskesmas-puskesmas,” kata Azis kepada wartawan, Rabu.
BACA JUGA: Kekerasan Jalanan di Sleman Libatkan Ormas, Satu Orang Tewas
Dia menjelaskan, di tahap awal, Gunungkidul mendapatkan jatah vaksin 10.004 dosis dan cukup untuk vaksinasi bagi 10.000 orang. Rentang waktu penyuntikan Astrazeneca lebih lama karena jaraknya selama tiga bulan dari penyuntikan pertama. “Kalau Sinovac rata-rata dua minggu,” ungkapnya.
Ia memastikan tidak ada masalah penggunaan vaksin Astrazaneza di Gunungkidul. Hal ini dikarenakan yang digunakan memiliki seri yang berbeda dengan yang dihentikan oleh Pemerintah Pusat.
“Yang dihentikan adalah Astrazeneca no batch CTMAV 547, sedangkan yang kami pakai jenis Astrazeneca no bath CTMAV 548 sehingga tidak ada masalah sehingga vaksinasi terus dilaksanakan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty. Menurut dia, vaksinasi masih terus berjalan. “Vaksinasi juga sudah menyasar untuk kelompok lansia,” kata Dewi.
Sasaran vaksinasi di Gunungkidul mencapai 70% populasi penduduk di Gunungkidul. Sekarang sudah ada sekitar 48.000 warga yang divaksinasi. “Kelancaran vaksinasi juga sangat bergantung dengan distribusi dari pemerintah karena pemkab tidak bisa melakukan pengadaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Profil Dewi Astutik, sosok yang dikaitkan dengan jaringan narkoba Segitiga Emas dan kasus penyelundupan 2 ton sabu.
Pelajar SMP di Bantul dibekali kecakapan digital untuk menghadapi FOMO, cyberbullying, hoaks, dan risiko penggunaan layar berlebihan.
Empat anak Michael Bambang Hartono menerima warisan saham senilai sedikitnya US$2,93 miliar dari perusahaan induk keluarga Hartono.
Perizinan training ground PSS Sleman disebut sudah lengkap. Pemkab Sleman kini tinggal menunggu persetujuan Kementerian ATR.
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.