Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Ilustrasi/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN—Gunung Merapi meluncurkan tiga awan panas guguran pada Rabu (9/6/2021).
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat ketiga awan panas mengarah ke barat daya dengan jarak luncur maksimal 1,6 km.
BACA JUGA: UGM Universitas Terbaik Indonesia Versi QS WUR
Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, menjelaskan awan panas pertama terjadi pada dini hari pukul 03.16 WIB, dengan amplitudo 39 mm, durasi 129 detik dan jarak luncur 1,5 km. “Awan panas kedua teramati pukul 09.13 WIB dengan amplitudo 56 mm, durasi 93 detik, sejauh 1 km,” ujarnya.
Kemudian awan panas ketiga terjadi pada pukul 09.53 WIB dengan amplitudo 46 mm, durasi 121 detik, sejauh 1,6 km. Pada periode pengamatan yang sama, yakni pukul 00.00 WIB-12.00 WIB, juga teramati sebanyak dua kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1,3 km ke arah yang sama.
Dengan aktivitas ini, status Gunung Merapi masih Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Tren kebakaran lahan di Sleman selama sembilan tahun terakhir menunjukkan pola fluktuatif. Musim kemarau panjang menjadi salah satu pemicu utama lonjakan kasus
Festival Dolanan Tradisional 2026 di Jogja mengajak 100 anak mengurangi penggunaan gadget sekaligus melestarikan permainan tradisional.
Presiden Prabowo meminta pamong praja muda melayani rakyat dengan rendah hati, jujur, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Polda Lampung memusnahkan narkoba senilai Rp264,9 miliar dan 166 senjata api rakitan hasil pengungkapan kasus sepanjang Januari-Juli 2026.
Pemkot Magelang mengajak warga melaporkan pungli melalui forum Sapa Warga untuk memperkuat integritas dan pelayanan publik yang bersih.