Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Gunung Merapi dilihat dari Jurangjero, Srumbung, Kabupaten Magelang, 7 Januari 2021. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, SLEMAN- Aktivitas erupsi Gunung Merapi terus berlangsung dari dua kubah lava yang muncul sejak Januari lalu. Pada Selasa (22/6/2021), termati Gunung Merapi memuntahkan setidaknya empat kali awan panas guguran baik ke arah barat daya maupun tenggara.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan awan panas teramati pada pukul 03.37 WIB, 04.33 WIB, 04.50 WIB dan terakhir pada 15.13 WIB.
“Awan panas pertama tercatat di seismogram dengan amplitudo 55 mm dan durasi 115 detik. Jarak luncur 1.200 m ke arah tenggara. Awan panas kedua tercatat di seismogram dengan amplitudo 30 mm dan durasi 89 detik. Jarak luncur 1.000 m ke arah barat daya,” ujarnya, Selasa.
Baca juga: Begini Alasan Sri Sultan, Ridwan Kamil, dan Anies Tidak Sanggup Terapkan Lockdown
Kemudian awan panas ketiga tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 75 detik. Visual berkabut estimasi jarak luncur 900 m ke arah tenggara. Lalu awan panas keempat tercatat di seismogram dengan amplitudo 30 mm dan durasi 86 detik. Merapi berkabut, estimasi jarak luncur 1.000 m ke barat daya.
Awan panas juga teramati sehari sebelumnya, yakni Senin (21/6/2021). Pada hari itu Gunung Merapi memuntahkan tiga awan panas yang mengarah ke barat daya dan tenggara dengan jarak luncur maksimal 1,5 km, amplitude maksimal 35 mm dan durasi maksimal 99 detik.
Selain awan panas, pada Senin (21/6/2021) BPPTKG juga mencatat adanya guguran lava pijar sebanyak 16 kali dengan jarak luncur maksimal 1,2 km ke arah barat daya. Kemudian pada Selasa (22/6/2021) pagi teramati guguran lava pijar sebanyak delapan kali dengan jarak luncur maksimal 1 km ke arah barat daya.
Dengan tingkat aktivitas ini, maka status Gunung Merapi masih Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran awan panas dan lava pijar di sektor tenggara sejauh 5 km dan sektor tenggara sejauh 3 km. sedangkan lontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Dugaan politik uang Pilur Panggungharjo belum dapat disimpulkan. Bawaslu Bantul meminta penanganan mengacu regulasi Pilur.
LPS mempertahankan bunga penjaminan hingga Januari 2027. Simpanan rupiah bank umum tetap 3,75%, BPR 6,25%, dan valas 2%.
DPR dan Kemenimipas sepakat membongkar fasilitas “apartemen” Lapas Cibinong setelah seluruh barang bukti didokumentasikan dan diamankan.
Aturan wajib halal pakaian jadi segera berlaku. IKM maklon khawatir terbebani sertifikasi, sementara industri hulu tekstil mengaku siap.
Imipas menyebut fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong tak tercatat sebagai BMN dan pembangunannya tidak menggunakan APBN.