Long Weekend Bikin Hotel di Bantul Penuh, Okupansi Capai 70 Persen
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Personel TNI membangun talut dalam pelaksanaan program TMMD Ke-111 Kodim 0734/Kota Jogja di kawasan Wirobrajan, Rabu (23/6/2021)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA- Pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) diharapkan sesuai dengan perencanaan yang dibuat serta mampu berjalan dengan optimal. TMMD yang bergulir rutin hendaknya mengacu pada dua hal penting yakni aspek kesesuaian serta berbasis pada kebutuhan dari masyarakat.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Asisten Teritorial Kasad Brigjen TNI Sugiyono dalam peninjauannya terhadap pelaksanaan TMMD ke-111 Kodim 0734/Kota Jogja di Wirobrajan, Rabu (23/6/2021). Dia menyebut bahwa pemantauan ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pelaksanaan TMMD berjalan dengan optimal.
"Perencanaan ini hendaknya juga bersifat bottom up. Mulai dari desa, kecamatan, dan pemerintah di atasnya lagi. Dan kami lihat bahwa TMMD ke-111 Kodim 0734/Kota Jogja ini sudah cukup sesuai," ujarnya.
Sugiyono berpendapat bahwa, pihaknya melihat sejumlah hal dalam pelaksanaan TMMD. Diantaranya azas kebermanfaatan yang terdiri dari kesejahteraan masyarakat serta aspek pertahanan dan keamanan. "Jadi dua hal itu yang kami lihat. Apakah kesejahteraannya sudah masuk, kemudian keamanan dan pertahanannya juga harus memadai," ucapnya.
Baca juga: Pemkot Jogja Percepat Vaksinasi Sektor Usaha
Pada TMMD Ke-111 Kodim 0734/Kota Jogja kali ini, Satgas melanjutkan pengerjaan kegiatan fisik meliputi pembuatan talut pemukiman dua trap panjang 24 meter (m), pemeliharaan saluran air hujan (SAH) sepanjang 270 m, pembangunan balai RW 1 unit luas 30 m², pembangunan MCK 1 unit 6 m², dan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) 10 unit.
Sementara, Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan menyebut, pelaksanaan TMMD di wilayah Jogja dan sebagian Jawa Tengah agak sedikit berbeda dibandingkan dengan wilayah lain. Sebab, selain TMMD reguler, ada pula pelaksanaan TMMD Sengkuyung.
"10 Kodim itu melaksanakan semuanya," ujarnya.
Pihaknya juga memastikan bahwa semua personel TNI di wilayah setempat telah divaksin agar pelaksanaan program TMM dapat berjalan dengan optimal. "Tidak hanya di TNI saja, melainkan seluruh warga, kami akan ikut mengawal agar proses vaksinasi cepat selesai," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo temukan kandang ayam dan pendangkalan di Sungai Code. Pemkot siapkan normalisasi dan wisata arung jeram.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.