KASUS PORNOGRAFI: Divonis 10 Bulan Penjara, Ini Respons Pihak Siskaeee
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Objek wisata Pantai Glagah mulai diserbu wisatawan lokal DIY pada H+1 Idulfitri 1442 Hijriah, Jumat (14/5/2021). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, KULONPROGO--Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Kulonprogo memutuskan untuk tetap membuka destinasi wisata meskipun kasus positif Covid-19 di wilayah Bumi Binangun sedang meningkat. Destinasi wisata yang dibuka merupakan objek wisata yang dikelola oleh pemerintah kabupaten Kulonprogo.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulonprogo, Joko Mursito mengatakan penutupan destinasi wisata yang dikelola oleh pemerintah kabupaten Kulonprogo akan berdampak terhadap pelaku wisata.
"Pantai Glagah yang menyumbang pendapatan asli daerah [PAD] cukup tinggi, kita tutup gitu kan tidak hanya sekadar tutup destinasinya, tapi di dalam itu kan banyak pedagang yang kena imbasnya. Kami masih melihatnya (opsi penutupan objek wisata). Begitu kita tutup destinasi, dampaknya banyak sekali," kata Joko pada Kamis (24/6/2021).
Lebih lanjut, alasan Dinas Pariwisata Kabupaten Kulonprogo belum menutup objek wisata yang dikelola oleh pemerintah Kabupaten Kulonprogo adalah belum adanya aturan dari Pemda DIY.
"Jika sudah ada aturan seperti Surat Edaran (SE) atau imbauan yang ditujukan kepada pemerintah tingkat kabupaten dan kota agar menutup obyek wisata, kami bakal menerapkannya [menutup objek wisata]," kata Joko.
"Kami berharap kalau memang akan ada penutupan, Jogja [DIY] ini kan sempit ya, ya mari tutup satu tutup semua. Kami selalu bersinergi dengan gugus tugas Covid-19 Kulonprogo untuk melihat perkembangan situasi dan kondisi yang ada di destinasi wisata maupun usaha jasa pariwisata," sambung Joko.
Dinpar Kabupaten Kulonprogo telah berupaya untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19 di objek wisata yang dikelola oleh pemerintah kabupaten Kulonprogo. Pengetatan protokol pencegahan penularan Covid-19 akan dilakukan.
BACA JUGA: Dinilai Bermasalah, Dosen UPN Veteran Yogyakarta Kritik Kontrak P3K Perguruan Tinggi
"Pengecekan infrastruktur penunjang protokol Covid-19 di setiap objek wisata alam dilakukan secara periodik. Kami selalu mewanti-wanti pelaku wisata agar protokol Covid-19 diperketat. Mengecek kelaikan sarpras protokol Covid-19 juga akan kami lakukan," kata Joko.
"Sebenarnya sebelum Lebaran kami sudah meningkatkan protokol Covid-19. Sampai sekarang pun dengan peningkatan yang cukup tajam ini, mami punya WhatsApp grup yang isinya pengelola destinasi se-Kulonprogo dan pengelola retribusi wisata," sambung Joko.
Sebagai informasi, delapan destinasi wisata di Kulonprogo yang dikelola oleh Pemkab Kabupaten Kulonprogo di antaranya Gua Kiskendo, Waduk Sermo, Pantai Congot, Pantai Trisik, Kebun Teh Nglinggo, Wisata Alam Tritis, Kawasan Menoreh Barat dan Pantai Glagah.
"Hingga kini, seluruh objek wisata tersebut masih buka dan menerima wisatawan dari berbagai daerah," kata Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.