Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul memberikan kelonggaran bagi sekolah untuk menerima siswa baru, meski pendaftaran telah ditutup 24 Juni lalu. Dispensasi ini diberikan karena hingga pendaftaran ulang dilaksanakan ada SMP yang masih kekurangan peserta didik baru di Tahun Ajaran 2021-2022.
Pelaksana Tugas Kepala Disdikpora Gunungkidul, Sudya Marsita mengatakan, Penerimaan Peserta Didik Baru 2021-2022 tingkat SMP berjalan dengan lancar. Pendaftar dibuka mulai 22-24 Juni dan diumumkan sehari setelah pendaftaran ditutup atau tepatnya Jumat (25/6/2021).
“Proses daftar ulang juga telah terlaksana pada Senin [28/6/2021] kemarin,” kata Sudya, Rabu (30/6/2021).
Ia menjelaskan, proses PPDB sudah selesai. Namun demikian, hingga proses daftar ulang ditutup masih ada puluhan SMP di Gunungkidul yang kekurangan murid. “Banyak SMP yang kekurangan seperti SMP Negeri 2 Patuk, SMP Negeri 4 Playen, SMP Negeri 4 Nglipar, SMP Negeri 3 dan 5 Ngawen hingga SMP Negeri 1 Girisubo,” ungkapnya.
Adanya sekolah yang kekurangan murid ini, maka Disdikpora Gunungkidul memberikan kelonggaran untuk tetap bisa menerima siswa baru hingga tahun ajaran baru dimulai. Meski demikian, proses pendaftaran tidak dilakukan secara online karena pelaksanaan harus datang ke sekolah masing-masing yang dituju. “Kalau masih mau tambah siswa baru, dipersilakan. Batas waktunya sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai,” katanya.
Baca juga: Dukung Malioboro Semi Pedestrian, Ngampilan Tata PKL
Kepala Bidang SMP, Disdikpora Gunungkidul, Kiswara menambahkan, total ada 34 sekolah yang masih kekurangan murid. jumlah ini tersebar di beberapa kapanewon. “Untuk kekurangan ada yang bisa mencapai puluhan. Misal di SMP Negeri 3 Semin kekurangan sampai 66 murid,” katanya.
Dia menjelaskan, adanya sekolah yang kekurangan murid sudah diprediksi sejak awal. Pasalnya, ketersediaan kursi dengan lulusan SD tidak sebanding. Total kursi yang tersedia ada 10.356, sedang lulusan SD hanya 9.948 anak. “Jadi kalau semua melanjutkan, masih ada bangku yang tak terisi,” katanya.
Ditambahkan Kisworo, PPDB 2021 penyelenggaraannya masih sama dengan pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya. Selain dilakukan secara onine, penerimaan juga didominasi melalui jalur zonasi yang kuotanya mencapai 50%.
“Sedangkan sisanya dibagi melalui jalur prestasi, afirmasi hingga perpindahan orang tua. Semua berjalan lancar dan sudah persiapan untuk pelaksanaan tahun ajaran baru,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.