Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Suasana kawasan Pantai Gesing di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Gunungkidul, Jumat (14/12/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemerintah Kalurahan Girikarto, Panggang menutup obyek wisata di Kawasan Pantai Gesing di Dusun Bolang. Kebijakan ini berlaku mulai Selasa (30/6/2021) hingga Rabu (7/7/2021) mendatang.
Penutupan dilakukan karena ada petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) yang dinyatakan positif corona. Selain itu, di kawasan tersebut ada tiga warga yang meninggal dunia karena corona.
Lurah Girikarto, Tuyadi mengatakan, kebijakan penutupan kawasan Pantai Gesing bukan tanpa alasan. Menurut dia, penutupan sudah melalui proses musyawarah kalurahan dan konsultasi dengan Panewu Panggang serta Dinas Pariwisata Gunungkidul.
“Tidak ada masalah dengan kebijakan ini karena sudah sesuai dengan instruksi bupati tentang Perpanjangan PPKM Mikro. Penutupan mulai kemari [Selasa 30/6] hingga 7 Juli mendatang,” kata Tuyadi saat dihubungi wartawan, Kamis (1/7/2021).
Dia menjelaskan, penutupan disebabkan adanya salah seorang petugas TPS yang dinyatakan positif corona. Berawal dari seorang petugas ini, keempat temannya mengalami sakit sehingga dilakukan tes PCR. Namun demikian sampai Kamis siang, hasil tes keempat petugas TPR belum muncul.
Baca juga: Kustini Pastikan Tak Akan Tutup Tempat Wisata di Sleman
Tuyadi mengungkapkan, dalam rentang waktu tiga hari ada tiga warga yang meninggal dunia karena corona. Satu korban merupakan nenek dari petugas TPR yang dinyatakan positif. Sedangkan dua korban lainnya masih tetangga karena meski beda RT, masih dalam satu lingkup di Dusun Bolang. “Senin [29/6/2021] ada dua yang meninggal dunia dan Rabu [30/1/2021] ada satu lagi meninggal karena corona,” katanya.
Kebijakan penutupan maka seluruh destinasi wisata mulai dari Gesing, Taman Watu, Teras Kaca, HeHa Ocean View hingga Puncak Segoro ditutup sementara waktu. “Tidak hanya di kawasan Gesing, di Pantai Kesirat juga ditutup karena ada petugas TPR yang sakit sehingga diikutkan dalam tes corona,” imbuh Tuyadi.
Penutupan destinasi wisata terlebih dahulu dilakukan di Bukit Paralayang Watugupit di Kalurahan Giricahyo, Purwosari. Lurah Giricahyo, Suparyana mengatakan, penutupan dilakukan mulai 24 Juni hingga 8 Juli. Meski demikian, penutupan bisa diperpanjang apabila hasil tes ditemukan banyak pelaku wisata di Bukit Paralayang yang terkonfirmasi positif corona.
“Hasil tes belum keluar semua. Hingga Kamis siang sudah ada satu pelaku wisata yang dinyatakan positif. Jadi, kmai masih menunggu hasil pengetesan secara keseluruhan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Jadwal perpanjang SIM Kulonprogo Agustus 2026 tersedia di SIMMADE, MPP, Satpas hingga Simenor Ngabuburit. Cek lokasi dan jam layanan.
BGN menutup permanen 504 dapur MBG karena tak layak sanitasi. Sebanyak 3.000 dapur lainnya masih menjalani pemeriksaan.
WhatsApp menghadirkan Meta Business Agent untuk bisnis Indonesia. Agen AI ini membantu melayani pelanggan 24 jam dan mempercepat respons hingga penjualan.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.