Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Ilustrasi/Harian Jogja-Dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) melakukan verifikasi untuk menjadikan Kemadang sebagai kalurahan tangguh tsunami tingkat internasional. Hasil verifikasi rencananya dikirimkan ke UNESCO untuk penilaian kelayakan atas status tersebut.
Anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kemadang Surisdiyanto menyambut baik rencana Kalurahan Kemadang menjadi kalurahan tangguh tsunami tingkat dunia untuk mendapatkan status dari The Intergovernmental Oceanographic Commision of UNESCO. Verifikasi dilakukan sejak Rabu (11/8/2021) hingga Kamis (12/8/2021).
BACA JUGA: Hore, Atlet Olimpiade Tokyo Dapat Bonus Miliaran dari Jokowi
Selain itu, juga ada upaya pelatihan mitigasi kebencanaan khususnya berkaitan dengan bencana tsunami yang mengancam di kawasan pesisir.
“Ini bentuk persiapan Kemadang Tsunami Ready Community yang diprakarsasi oleh UNESCO. Kami sangat antusias karena selama dua hari diberikan berbagai arahan, salah satunya pemetaan untuk jalur-jalur evakuasi kebencanaan,” katanya, Jumat (13/8/2021).
Dia berharap penilaian dari UNESCO dapat berjalan dengan baik sehingga Kemadang menjadi Kalurahan Siaga Tsunami di tingkat internasional. “Ini bagian dari kesiapsiagaan. Meski tidak ingin ada bencana, tapi kami bangga apabila mendapatkan pengakuan dari dunia internasional,” katanya.
Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya, Stasiun Geofisika Sleman, Nugroho Budi Wibowo mengatakan pemerintah menggalakkan program Tsunami Ready dengan tujuan sebagai upaya mitigasi bencana di kawasan pesisir. Tindak lanjut dari program ini, salah satunya dengan mempersiapkan Kemadang sebagai kalurahan tangguh tsunami yang diakui oleh IOC-UNESCO.
Menurut dia, ada beberapa tahapan yang harus dilalui agar mendapatkan predikat tersebut. Salah satunya melakukan verifikasi dengan menyusun dokumen kelayakan. Dalam verifikasi terdapat 12 indikator desa tangguh tsunami, antara lain verifikasi peta bahaya tsunami yang dibuat BMKG, verifikasi peta jalur tsunami bersama FPRB dan BPBD Gunungkidul, dan pemenuhan dokumen indikator Tsunami Ready.
BACA JUGA: PDAM Sleman Mulai Pasang 1.000 SR untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
“Dokumen desa tangguh tsunami nantinya dikirimkan ke UNESCO apakah kemadang layak menjadi desa tangguh Tsunami jika nanti layak mendapatkan sertifikat tangguh tsunami secara internasional,” katanya.
Ia menambahkan, BMKG berupaya menyempurnakan peta bahaya tsunami dan peta evakuasi tsunami yang telah ada di Kalurahan Kemadang . Hal ini berkaitan dengan memberikan masukan pemodelan tsunami untuk skenario terburuk yang disebabkan karena gempa berkekuatan 8,8 SR yang terjadi di selatan Jawa. “Semua digelar dalam upaya mengurangi risiko bencana sehingga kerugikannya dapat ditekan sekecil mungkin,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Profil Letkol Pnb Oliv Rizando, penerbang TNI AU yang memimpin aksi udara Rafale dalam peringatan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026.
Garuda Indonesia menguji konektivitas internet cepat di pesawat hingga video call. Implementasi bertahap diproyeksikan mulai 2027.
INNSiDE by Meliá Yogyakarta mempererat hubungan dan sinergi dengan pelaku industri pariwisata melalui Travel Agent Gathering yang digelar Selasa (18/8/2026)
Harga pangan hari ini mencatat cabai rawit merah Rp67.350 per kg. Simak harga beras, telur, daging, gula, dan minyak goreng.
Babak baru perjalanan kuliner Indonesia dimulai dengan hadirnya ROSO Restaurant Yogyakarta di Grand Hotel De Djokja pada 17 Agustus 2026.