Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo yang hadir pula dalam vaksinasi massal di The Alana Yogyakarta, melihat proses penyuntikan vaksin, Rabu (18/8/2021). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN- Mendukung percepatan vaksinasi dan terciptanya kekebalan imunitas khususnya di Jogja, The Alana Yogyakarta laksanakan vaksinasi kepada 3.000 masyarakat umum pada Rabu-Jumat (18-20/8). Sejumlah tokoh agama turut hadir dalam vaksinasi massal ini.
General Manager The Alana Hotel and Convention Centre Yogyakarta, Merlin P. Manulang, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari percepatan vaksinasi dan pengendalian penularan virus corona, sehingga dapat kembali memulihkan kondisi ekonomi masyarakat.
The Alana Yogyakarta menggandeng sejumlah pihak dalam pelaksanaan vaksinasi ini, diantaranya Sonjo Sambatan Jogja, PKK DIY, Regoll 400 400, Kodim 0732, Grab, Astra Motor, Lion’s Club Manggala Mataram, BizNet dan Quick Traktor.
Baca juga: Proyek Talut Pantai Baron Rp2,8 Miliar Bermasalah, Pemborong Terancam Di-blacklist
“Kami terpanggil untuk menyegerakan herd immunity di Jogja yang nantinya akan mengarah ke pemulihan ekonomi di segala sektor, khususnya sektor pariwisata yang kita ketahui bersama adalah sektor terbesar penunjang pendapatan daerah,” ujarnya.
Dalam vaksinasi massal ini, hadir pula sejumlah tokoh agama, meliputi Gus Muwafiq, Arief Jamali Muis dan Alissa Wahid. Kehadiran tokoh agama ini diharapkan dapat meningkatkan peran peran ulama dan Kyai dalam percepatan vaksinasi.
Gus Muwafiq menuturkan vaksinasi menjadi kebutuhan bersama untuk jalan keluar dari pandemi Covid-19. “Saya sendiri sudah vaksin lebih dari tiga bulan lalu, maka karena jalan keluar hari ini adalah vaksinasi, monggo kita semua siapapun, untuk kebangkitan bangsa, negara ini dan daerah kita tercinta Jogja, monggo kita semua menghadiri dan siap divaksin,” ungkapnya.
Menurutnya, ulama memiliki peran penting dalam percepatan vaksinasi, karena mereka memiliki pengaruh besar bagi orang-orang di sekitarnya. “Ya santri-santri banyak, umat-umat banyak, jemaah banyak, lha jemaahnya itu manusia. Lha manusia itu harus divaksin kan gitu,” kata dia.
Baca juga: 2,3 Persen Warga DIY Terjerat Narkotika
Wakil Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Arief Jamali Muis, mengatakan masing-masing kita harus ambil peran sebaik mungkin sekecil apapun. Ia mewakili Muhammadiyah mengapresiasi dan mendukung kegiatan vaksinasi massal yang merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak ini.
“Kepada warga muslim tentunya dan seluruh warga Indonesia jangan sampai ragu lagi bahwa fatwa keagamaan vaksin itu halal dan secara ilmu kedokteran sudah melalui uji klinis. Jadi ketika sudah melalui uji klinis produk farmasi bisa digunakan berarti semuanya itu aman. Maka aman, efektif dan halal itu menjadi pegangan sehingga kita mengikuti vaksinasi ini dengan segala kesadaran,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Stasiun Tugu Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Tiga orang yang disebut anggota OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Eral Makawia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Cristiano Ronaldo mengisyaratkan musim 2026-27 bisa menjadi tahun terakhirnya sebagai pesepak bola profesional setelah karier lebih dari 20 tahun.
PLN menyiagakan 45.000 personel di 2.275 titik untuk menjaga keandalan listrik HUT RI ke-81 dengan cadangan daya 9 GW.