Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Maulana Surya
Harianjogja.com, SLEMAN- Klaster penularan Covid-19 di Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Cendekia, Kapanewon Mlati, bertambah. Melalui tes swab kedua kepada sejumlah penghuni ponpes tersebut, ditemukan sebanyak 13 kasus positif tambahan, sehingga totalnya sebanyak 97 kasus.
Panewu Mlati, Yakti Yudanto, menjelaskan dalam swab massal pertama yang dilakukan kepada 126 santri dan pengasuh, ditemukan 84 kasus positif. “Hasil positif dari swab pertama ada 84 orang, kemudian swab kedua 13 orang, sehingga jumlahnya 97 orang,” ujarnya, Senin (30/8/2021).
Tes swab pertama dilakukan pada Senin (23/8/2021) lalu, yang kemudian sebanyak 74 kasus dari hasil swab tersebut dibawa ke Rumah susun asrama Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM yang berlokasi di Kapanewon Berbah, pada Selasa (24/8/2021) untuk isolasi.
Baca juga: Covid-19 DIY Masih Fluktuatif, Sultan Belum Berani Buka Pembelajaran Tatap Muka
Tracing kemudian dilanjutkan pada Jumat (27/8/2021) yang kemudian ditemukan sebanyak 13 kasus positif. Dari 13 kasus tambahan tersebut, satu di antaranya menjalani isolasi mandiri, sementara 12 lainnya dibawa ke Wisma UNY yang berada di Kapanewon Ngemplak, pada Sabtu (28/8/2021) untuk isolasi.
Ia menceritakan awal mula penemuan klaster ini adalah munculnya gejala pada dua penghuni ponpes, yang setelah diswab ternyata hasilnya positif. Tak lama kemudian muncul kembali gejala pada sejumlah santri dan pengasuh, sehingga digelarlah swab massal pertama.
Dalam swab masal pertama tersebut, sudah mencakup keluarga dari penghuni yang terkonfirmasi positif. Dengan telah dilakukan dua kali swab, maka saat ini tracing sudah selesai. “Kami sampaikan kepada pengelola untuk tidak mengadakan aktivitas,” katanya.
Dari 97 kasus positif tersebut, menurutnya sebagian besar bergejala ringan dan tidak bergejala, sehingga tidak dirujuk ke rumah sakit. “Gejala ringan, hanya batuk biasa. Kalau anosmia belum sempat ditanyakan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.
Jadwal pemadaman listrik Jogja hari ini Kamis 21 Mei 2026 terjadi di Gejayan, Bantul, Gunungkidul, dan Sedayu akibat pemeliharaan PLN.
SIM keliling Sleman 21 Mei 2026 hadir di Polsek Cangkringan dan MPP, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.