Tunggakan PBB Gunungkidul Capai Rp26 Miliar, DPRD Soroti Penagihan
Tunggakan PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp26 miliar. DPRD meminta Pemkab mengoptimalkan penagihan untuk memperkuat PAD.
Aktivitas wisata di Gunung Bagus yang dikenal sebagai bukit teletubies di Kalurahan Giring, Paliyan, Gunungkidul belum lama ini. (ist/Dinas Pariwisata Gunungkidul)
Harianjogja, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas pemandu geowisata di Bumi Handayani melalui pelatihan. Rencananya pelatihan diselenggarakan selama tiga hari mulai 25-27 Oktober.
Kepala Bidang Pemasaran dan Bina Usaha, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Emi Nur Aini mengatakan potensi wisata di Bumi Handayani sangat melimpah mulai dari pantai, pegunungan hingga susur gua. Potensi wisata berbasis alam atau geowisata harus dimaksimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi warga sekitar objek.
Oleh karenanya, lanjut dia, harus ada persiapan dengan sebaik-baiknya mulai dari akses ke lokasi, sarana prasarana serta sumber daya manusia untuk mendukung dalam pengembangan. Rencananya pada 25-27 Oktober mendatang dilaksanakan pelatihan peningkatan SDM dalam pelayanan destinasi wisata.
“Untuk pelatihan diberikan kepada 40 perwakilan geowisata di setiap kapanewon,” kata Emi, Jumat (8/10).
Dia menjelaskan pelatihan yang akan diselenggarakan merupakan bentuk komitmen dari Dinas Pariwisata untuk meningkatkan kapasitas SDM bagi para pelaku wisata. Rencananya, para peserta tidak hanya tentang upaya promosi, namun juga diberikan pengetahuan terkait dengan kegiatan pemanduan serta pengetahuan tentang geowisata.
“Jadi tidak hanya sekadar memandu wisatawan untuk menikmati keindahan alam, tapi juga dapat memberikan penjelasan terkait dengan situs geowisata yang dikelola,” katanya.
Emi menambahkan, tujuan utama dari pelatihan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengunjung yang datang. Pasalnya, kepuasan dari wisatawan menjadi kunci dalam upaya meningkatkan kunjungan di setiap destinasi wisata.
“Banyak dampaknya karena kalau kunjungan meningkat, maka roda perekonomian bisa berputar dan masyarakat juga bisa merasakannya,” ungkapnya
Jaringan
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungidul, potensi geowisata di Gunungkidul sangat banyak. Hal ini dibuktikan masuknya kawasan karst Gunungsewu ke dalam jaringan UNESCO Global Geopark. Selain itu, Kementerian ESDM belum lama ini juga menetapkan sejumlah situs sebagai warisan geoheritage.
Menurut dia, geowisata merupakan wisata minat khusus karena pelaksanaan tidak hanya terkait dengan aktivitas kepariwisataan semata. Hal ini dikarenakan juga harus memperhatikan aspek kelestarian lingkungan serta keselamatan bagi para pengunjungnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tunggakan PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp26 miliar. DPRD meminta Pemkab mengoptimalkan penagihan untuk memperkuat PAD.
Jadwal Kereta Bandara YIA Kulonprogo hari ini tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 20 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.