WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Awan Panas Guguran Gunung Merapi terlihat dari wilayah Condongcatur, Depok, Sabtu (27/3/2021) pagi. /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN--Aktivitas erupsi Gunung Merapi kembali terpantau meningkat pada Kamis (21/10/2021). Dalam 12 jam pengamatan, terjadi setidaknya 18 kali guguran lava. Jumlah guguran ini merupakan salah satu yang terbanyak dalam sepekan terakhir.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, mengatakan sebanyak 18 guguran terjadi antara pukul 00.00 WIB-12.00 WIB. “Dengan jarak luncur maksimal 2 km ke arah barat daya,” ujarnya.
Guguran lava terjadi dengan rincian 12 kali antara pukul 00.00 WIB-06.00 WIB dan enam kali antara pukul 06.00 WIB-12.00 WIB. Dalam periode pengamatan tersebut, terjadi 130 gempa guguran, empat gempa hembusan dan tujuh gempa fase banyak.
Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 75-200 meter di atas puncak kawah. “Cuaca di sekitar Gunung Merapi cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat,” katanya.
Aktivitas cukup tinggi dalam sepekan terakhir juga terjadi pada Senin (18/10/2021), dengan jumlah guguran lava sebanyak 20 kali dengan jarak luncur maksimal 2 km ke arah barat daya. Kemudian pada Selasa (19/10/2021), terjadi dua guguran awan panas dengan jarak luncur 2,4 km dan 2,5 km ke arah barat daya.
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
Adapun lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Dengan tingkat aktivitas ini, status Gunung Merapi masih Siaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.
Arema FC menang 3-1 atas PSIM Yogyakarta di laga terakhir BRI Super League 2026. Joel Vinicius cetak gol cepat menit ke-2.
Operasi gabungan di Bantul mengamankan 2.060 batang rokok ilegal tanpa pita cukai di Pleret dan Banguntapan.
Komisi Yudisial memantau sidang dugaan pembunuhan mahasiswi di Pantai Nipah, NTB, untuk memastikan hakim menjalankan kode etik.