Gunungkidul Belum Tetapkan Siaga Kekeringan, Ini Alasannya
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
Sejumlah pengunjung terlihat bermain di kawasan Pantai Ngandong, Tepus, Kapanewon Tepus. Minggu (3/10/2021). /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Pariwisata Gunungkidul memiliki beberapa catatan berkaitan dengan uji coba pembukaan destinasi wisata mulai Rabu (20/10/2021).
Selain masalah sinyal untuk akses aplikasi PeduliLindungi, juga ada sejumlah pengunjung yang ditolak masuk ke kawasan wisata karena tidak memiliki bukti vaksin.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono, mengatakan total pengunjung di hari pertama uji coba ada sekitar 4.325.
Secara umum, sambung dia, sudah banyak wisatawan saat masuk langsung mengeluarkan aplikasi untuk proses pemindaian di QR code yang disediakan petugas. Namun demikian, Hary tidak menampik adanya pengunjung tidak memiliki aplikasi sehingga terpaksa menginstal di lokasi. “Langsung diminta mengunduh aplikasi yang dibutuhkan,” katanya, Kamis (21/10/2021).
Pada hari pertama pembukaan, belasan pengendara diminta putar balik karena tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi, dan saat diminta menunjukan bukti vaksin juga tidak bisa memperlihatkannya.
Total ada 13 kendaraan yang ditolak masuk ke wisata. Rinciannya, dua motor dan dua mobil di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, TPR Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) terdapat empat sepeda motor dan satu unit mobil. Sisanya lima sepeda motor ditolak masuk ke Pantai Wediombo. “Saat diminta menunjukan kartu vaksin ternyata tidak memiliki dan langsung diarahkan untuk putar balik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.
Samsung kembangkan ponsel layar gulung dengan kamera bergerak adaptif yang mengikuti perubahan ukuran layar.
Ketua LPS Anggito Abimanyu soroti paradoks literasi keuangan di era digital dalam JFF 2026 Jogja.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.