Kemarau Datang, Gunungkidul Siapkan Droping Air Mulai Juli
Gunungkidul siapkan droping air bersih mulai pekan kedua Juli. Total 1.150 tangki disiapkan untuk antisipasi kekeringan.
Pengunjung sedang bermain di kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Jumat (14/5/2021)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com GUNUNGKIDUL—Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Gunungkidul mencatat di semester pertama 2021 nilai investasi yang masuk mencapai Rp134 miliar. Hal ini menandakan sektor penanaman modal di Gunungkidul terus tumbuh, meski masih pandemi.
Kepala DPMPT Gunungkidul Irawan Jatmiko mengatakan sektor investasi di Gunungkidul terus tumbuh dari tahun ke tahun. Meski tidak menyebut secara rinci, ia menyebut nilai yang masuk hingga semester pertama 2021 lebih tinggi dibandingkan dengan pencapaian di tahun sebelumnya.
BACA JUGA: 2 Jembatan Dibangun di Maguwoharjo dan Kalitirto, Salah Satunya Jembatan Gantung
Irawan mengungkapkan, di semester pertama tahun ini nilainya mencapai sekitar Rp134 miliar. Adapun rinciannya, sejumlah Rp91.271.945.207 berasal dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Sisanya sebesar Rp42.735.377.436 berasal dari National Single Window for Investment (NSWI), dan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK).
“Ini masih sementara karena proses masih berlangsung hingga akhir tahun. Jadi potensi untuk bertambah masih sangat mungkin,” kata Irawan, Rabu (3/11/2021).
Dia menjelaskan, ada sejumlah sektor yang dilirik oleh para pemilik modal, yang banyak mengarah ke sektor akomodasi wisata.
“Umumnya modal yang ditanamkan berkaitan dengan usaha wisata,” ungkapnya.
Peningkatan nilai investasi tidak hanya berdampak pada pendapatan asli daerah tetapi juga memberikan peluang kerja bagi warga sekitar lokasi yang digunakan.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan investasi menjadi salah satu program unggulan, selain pengembangan ekonomi kerakyatan dan pariwisata. “Program inilah juga menjadi senjata utama untuk pemulihan ekonomi di Gunungkidul di masa pandemi Covid-19,” katanya.
Ia sangat terbuka pada investor yang ingin menanamkan modal di Gunungkidul. “Tapi ingat untuk berinvestasi juga harus mematuhi aturan yang berlaku,” katanya.
BACA JUGA: Pembangunan Gedung Pencakar Langit Melebihi 500 Meter di China Dilarang
Dinas Pertanahan dan Tata Ruang atau Kundha Niti Sarta Tata Sasana Gunungkidul merevisi Perda No.6/2011 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah.
“Prosesnya masih panjang karena sebelum diundangkan harus mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Pusat. Jadi setelah draf disepakati akan dikirimkan untuk dibahas di tingkat Pusat,” kata Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul, Winaryo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul siapkan droping air bersih mulai pekan kedua Juli. Total 1.150 tangki disiapkan untuk antisipasi kekeringan.
Fasilitas kampung nelayan Rp22 miliar di Poncosari Bantul belum beroperasi karena serah terima aset belum selesai.
KPK menduga eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono meminta fee 10 persen dari proyek. Penyidikan terus dikembangkan.
Argentina dan Swiss melengkapi 8 besar Piala Dunia 2026. Simak jadwal perempat final dan link nonton resmi di sini.
Tol Prambanan–Purwomartani disiapkan untuk mudik Lebaran 2027. Flyover exit Purwomartani akan difungsikan dua arah.
Danantara gandeng Tony Blair Institute percepat transformasi BUMN, dorong investasi global, hilirisasi, dan daya saing Indonesia.