Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi kekerasan/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN--Seorang drivel ojek online menjadi saksi saat pecahnya tawuran antar dua kelompok remaja di Jalan Kaliurang.
Tawuran antar kelompok pelajar terjadi di Jalan Kaliurang Km 9, Kapanewon Ngaglik. Satu korban yang merupakan bagian dari salah satu kelompok pelajar mengalami luka bacok di bagian tangan. Polisi masih menyelidiki peristiwa ini.
Driver ojek online (ojol) yang merupakan saksi mata tawuran, Ghufron Faris Akhdani, menuturkan tawuran berlangsung sekira pukul 01.10 WIB. “Jadi saya tadi malam lagi ngalong narik ojol. Berhenti di depan Bale Hinggil. Di depan Bale Hinggil pas sebelah kanan itu ada motor ambruk,” ujarnya, Senin (27/12/2021).
Bersamaan dengan dilihatnya motor tergeletak itu, dari arah selatan dan utara terlihat segerombolan remaja yang dalam posisi sudah turun dari motor. Kelompok dari selatan terdiri dari sekitar empat motor, sementara kelompok dari utara ada sekitar 10 motor.
Dari kelompok di sebelah selatan, ada dua orang yang membawa celurit. Sementara dari kelompok di sebelah utara dua orang maju, satu tangan kosong dan satu lagi membawa benda panjang seperti sabuk dengan gir. “Sempat terjadi tawuran, ada yang melempar batu juga,” ungkapnya.
BACA JUGA: Asal Gunungkidul, Sosok Kopral DA yang Terlibat Tabrakan dan Membuang Jasad 2 Remaja ke Sungai
Dari peristiwa tersebut, ia melihat ada satu orang dari kelompok di sebelah selatan yang terkena bacok senjata tajam di bagian tangan kanan. “Satu korban yang kena bacok itu dibawa ke Medika Plaza [klinik di dekat lokasi kejadian] sama dua rekannya,” kata dia.
Tawuran menurutnya berlangsung singkat. Setelah melihat kejadian tersebut, ia langsung ke Polsek Ngaglik untuk melaporkan apa yang ia lihat. Polisi datang 10 menit setelah kejadian dan memeriksa dua rekan korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, layanan pendidikan diperluas melalui sekolah negeri, sekolah kemitraan
Mengenal sejarah Paskibraka yang berawal dari Jogja pada 1946, makna formasi 17-8-45, hingga pembinaan Paskibraka di bawah BPIP.
BNPB mencatat 1.514 bencana terjadi hingga 17 Agustus 2026. Sebanyak 3,7 juta warga terdampak dan 24.883 rumah rusak.
Menjelang Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah, sektor pertanian terus menjadi fokus bagi pemerintahan di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi
Mengenal sejarah Gedung Agung Jogja, dari era kolonial Belanda hingga menjadi saksi perjuangan kemerdekaan dan pusat agenda kenegaraan.