CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyoroti proses penataan pejabat yang dilakukan bupati. Pasalnya, selain dinilai terlalu sering juga berpotensi menimbulkan kegaduhan di lingkungan pegawai sehingga berdampak terhadap kinerja.
Terlebih lagi, bupati telah berkomitmen akan melakukan evaluasi setiap tiga bulan sekali dan tidak segan-segan mengganti pegawai yang dirasa tidak sesuai. “Ya kalau setiap tiga bulan ganti, maka bisa membuat para pegawai menjadi tidak tenang. Ujung-ujungnya bisa berpengaruh terhadap kinerja,” kata Endah, Selasa (4/1/2022)
Sorotan yang disuarakan Endah pelantikan yang dilaksanakan pada Selasa (4/1/2022) tidak hanya mengisi posisi pegawai di organisasi perangkat daerah yang baru. Namun demikian, ada juga pergeseran pejabat untuk menduduki jabatan baru.
BACA JUGA: 4 Tips Ini Bisa Bikin Awet Muda dan Bahagia
Penataan ini merupakan yang kelima kalinya, sejak Sunaryanta dilantik menjadi bupati pada akhir Februari 2020. Kocok ulang perdana dilaksanakan pada Sabtu (28/8/2021). Saat itu, ada 11 pejabat eselon II yang dirotasi guna menduduki jabatan baru. Berselang satu bulan atau tepatnya Sabtu (26/9/2012), bupati melakukan rotasi untuk pejabat eselon III dan IV dengan melibatkan sebanyak 297 pegawai.
Sedangkan penataan ketiga dilakukan pada Jumat (17/12/2021) dengan melibatkan tiga pejabat eseon II. Adapun penataan keempat dilaksanakan pada Kamis (30/12/2021) yan 122 pegawai di lingkup pemkab. Endah mengakui, penataan pejabat merupakan kewenangan yang dimiliki bupati.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa intensitas penataan yang terlalu sering, malah cenderung merugikan. Idealnya, menurut Endah penataan dilakukan setiap satu tahun anggaran sehingga diketahui secara pasti indikatornya, karena ada penyesuaian antara target dengan capaian yang diperoleh.
“Misalnya dinas pariwisata bisa dilihat dari capaian PAD di akhir tahun. Kalau tidak terpenuhi bisa diganti. Hal yang sama juga dilakukan di OPD lain sehingga ada indikator yang jelas,” katanya.
Endah menambahkan, akan meminta Komisi A untuk melakukan pencermatan tdan pengawasan terkait dengan proses penataan pejabat. “Nanti hasilnya akan kami masukan dalam fungsi pengawasan triwulan pertama dan rekomendasinya diserahkan ke bupati,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta saat dikonfirmasi kemarin tidak menampik sering melakukan bongkar pasang di struktur pejabat di pemkab. Langkah ini diambil sebagai penyegaran serta pembinaan di lingkup kepegawaian.
“Akan kami evaluasi setiap tiga bulan sekali,” katanya.
Menurut Sunaryanta, evaluasi dan pergantian pegawai ini juga sebagai upaya mencari pejabat yang pas serta berkinerja bagus dan memiliki etos kerja yang baik. “Ya kalau tidak optimal, maka akan diganti hingga ditemukan pejabat yang pas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
KTM menolak aturan satu motor MotoGP dan memilih mendukung cost cap sebagai opsi menekan biaya tanpa mengurangi aksi balap.
Sebanyak 1.001 pembatik akan membatik bersama di Malioboro pada 3 Oktober 2026. Jalan ditutup pukul 06.00-09.00 WIB.
Nissan menilai produsen Tiongkok menjadi tantangan berat dan menyiapkan strategi biaya menghadapi potensi produksi mobil China di Meksiko.
Jadwal Asian Games 2026 30 September menghadirkan panjat tebing, gulat, tenis, sepak takraw, esports, hingga balap sepeda Indonesia.
Vilmei berencana resign sebagai content creator dan bekerja dari nol untuk mengumpulkan Rp100 juta pertama setelah kasus uang Rp1,2 miliar.