Permintaan Besek Kurban di Bantul Melonjak, Perajin Kewalahan
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi (kiri) meninjau pelaksanaan vaksinasi kepada ASN dan guru di XT Square, Kamis (27/1/2022)./Harian Jogja-Yosef Leon)
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mempercepat vaksinasi Covid-19 ketiga alias booster. Setelah warga lansia, kini sasaran selanjutnya yang dipercepat vaksinasinya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan guru. Targetnya rampung pekan depan.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan ASN dan guru merupakan para pekerja publik yang kerap bersentuhan dengan masyarakat banyak.
BACA JUGA: Probable Omicron di DIY Bertambah 12 Kasus
"Setelah warga lansia, selanjutnya target booster kami alokasikan ke para pelayanan publik karena mereka yang tingkat sentuhan kontak erat atau mobilitasnya dengan masyarakat umum itu paling tinggi. Itu pasti mendapat prioritas untuk booster," jelas Heroe saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di XT Square, Kamis (27/1).
Ia menyebut, khusus pada guru atau tenaga pendidik mereka diikutsertakan dalam program vaksin booster ini juga untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100%. Menurutnya, pelaksanaan program vaksin anak yang hampir rampung mesti pula dibarengi dengan pemberian vaksin booster kepada guru.
"Harapan kami anak-anak yang sudah vaksin itu, kemudian diikuti pula dengan vaksin booster kepada guru, itu semakin memperkuat imun mereka sehingga temuan Covid-19 di lingkungan sekolah bisa diminimalkan," ujarnya.
BACA JUGA: Siswa Positif Covid-19, SMP di Mlati Sleman Hentikan PTM
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani menyebut total ada sebanyak 12.000 sasaran pemberian vaksin booster kepada guru dan ASN di Kota Jogja. "Jenis vaksinnya Pfizer dan kami targetkan pekan depan sudah selesai semua," kata Emma.
Pelaksanaan vaksinasi diselenggarakan sejak pagi sampai sore hari. Upaya ini dilakukan agar ASN dan guru di Jogja yang masih bekerja bisa menyesuaikan waktu sehingga tidak mengganggu aktivitas rutin mereka. Adapun, total penyuntikan per hari mencapai 2.000 dosis yang dilakukan dengan bantuan petugas vaksinator dari sejumlah rumah sakit dan juga puskesmas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.