Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Baliho roboh menimpa jaringan listrik di Ringroad Utara, timur simpang empat UPNVY, Kamis (3/2/2022)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Cuaca ekstrem melanda wilayah DIY pada Kamis (3/2/2022). Sejumlah kerusakan terjadi di Sleman.
Hujan dan angin kencang mengakibatkan kerusakan di sejumlah titik di Sleman, Kamis (3/2/2022). Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Bambang Kuntoro, menuturkan hujan dan angin kencang mulai terjadi pukul 11.31 WIB di Kapanewon Pakem.
Hujan deras di Pakem mengakibatkan sebanyak 24 truk terjebak lahar hujan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan truk sudah berhasil dievakuasi. Di Kapanewon Depok dan Gamping, hujan dan angin kencang mengakibatkan sejumlah kerusakan.
Di Ringroad utara sebelah timur simpang empat UPNVY, satu baliho roboh menimpa jaringan listrik. “Kemudian di Ring Road Utara, depan Casa Grande, Kalurahan Maguwoharjo, ada pohon tumbang menutup akses jalan. Di Kledokan, Kalurahan Caturtunggal, ada Baliho roboh mengganggu akses jalan,” ujarnya.
BACA JUGA:Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Ini Imbauan Sultan
Kemudian di Kapanewon Gamping, tepatnya di Jalan Siliwangi Ring Road Barat, Nusupan, Kalurahan Trihanggo, ada pohon tumbang menutup akses jalan. Di Kaliurang, hujan deras menyebabkan meluapnya aliran air hingga ke terminal. Meski menimbulkan tanah berlumpur, tidak ada kerusakan dalam kejadian ini.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono, mengatakan meski terjadi cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir, saat ini belum terbentuk adanya bibit siklon baru. Analisis cuaca sementara menunjukkan adanya pusat tekanan rendah di sebelah barat Australia meningkatkan aliran udara dari Asia melewati wilayah Jawa termasuk DIY.
“Kelembapan relatif yang tinggi pada lapisan 850-500 mb, berkisar antara 80-90 persen mendukung terbentuknya awan cumulonimbus di wilayah DIY. Analisa Citra satelit himawari dan Radar Cuaca menunjukan adanya pertumbuhan awan konvektif atau cumulonimbus,” katanya.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, mengatakan hujan juga terjadi di puncak Gunung Merapi pada Kamis (3/2/2022) mulai pukul 11.37 WIB dengan total curah 15 mm.
Kondisi Gunung Merapi saat ini masih dalam status Siaga, dengan sejumlah aktivitass erupsi seperti awan panas, lava pijar dan kegempaan. Kedua kubah lava juga masih terus tumbuh. Berdasarkan pengamatan terakhir, kubah barat daya memiliki volume 1.670.000 meter kubik. Sementara kubah tengah kawah, sebesar 3.007.000 meter kubik.
Ketika terjadi hujan, masyarakat yang masih beraktivitas di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi agar mewaspadai bahaya lahar hujan. “Rekomendasi bahaya sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
PSS Sleman menyiapkan tiga laga uji coba jelang musim baru. Dua pertandingan kemungkinan menghadapi sesama tim Super League.
Rieke Diah Pitaloka menilai putusan MK soal Pasal Penghinaan Presiden menjadi penyeimbang antara kehormatan pejabat dan kebebasan kritik.
Gedung KDMP di Jateng dipakai lomba 17-an hingga resepsi nikahan. Dinkop UKM Jateng menyebutnya bisa jadi sumber pendapatan koperasi.
Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan Indonesia tetap mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak perang sebagai cara menyelesaikan perselisihan.
Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR 2026. PDIP menyebut Megawati memiliki kegiatan lain pada Jumat (14/8/2026).