Pilihan Lurah Gunungkidul, 11 Petahana Tersungkur
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Panewu Semanu, Krisna Juwoto memastikan untuk kebutuhan logistik bagi warga terdampak puting beliung tidak ada masalah karena bantuan banyak berdatangan. Meski demikian, ia mengidentifikasi kebutuhan yang mendesak sekarang adalah genting.
Menurut dia, genting ini dibutuhkan sebagai pengganti atap rusak karena tersapu angin kencang. Pasalnya, hasil identifikasi awal kerusakan yang terjadi paling banyak terjadi pada atap.
“Kebutuhan yang diperlukan sekarang adalah genting. Biar bisa dipasang dan rumah tidak lagi bocor saat hujan,” kata Krisna kepada wartawan, Jumat (25/2/2022).
Menurut dia, upaya mencari bantuan sudah dilakukan, baik melalui pihak ketiga melalui program CSR. Sedangkan untuk bantuan dari Pemerintah masih dalam proses identifikasi kerusakan.
“Yang sudah ada bisa langsung dibagikan untuk dipasang,” ujarnya.
Krisna menambahkan, untuk mencari genting pengganti juga tidak mudah karena didominasi model lama. Sedangkan dari sisi produksi juga semakin jarang karena diganti dengan jenis genteng press.
“Modelnya genteng kripik dan sekarang sulit ditemukan. Tapi, tetap berusaha dan kalau ada barangnya langsung didistribusikan,” katanya.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Gunungkidul, Sri Suhartanto mengatakan, proses pendataan terhadap dampak dari angin kencang di Kalurahan Semanu dan Pancarejo masih terus berlangsung. Oleh karenanya, ia belum bisa memastikan jumlah kerugian dari musibah tersebut.
BACA JUGA: Corona Meluas, Camat Bantul Terbitkan Aturan Soal Hajatan
Meski demikian, upaya penanganan sudah dilakukan. Salah satunya memberikan bantuan logistik untuk warga terdampak dan relawan. Selain itu, pemkab juga menetapkan status tanggap darurat untuk penangnaan pasca-bencana.
“Kami juga terus koordinasi dengan BNPB terkait dengan penangnaan. Sebab dengan penetapan tanggap darurat, maka juga bisa mengakses dana dari Pemerintah Pusat untuk bantuan rehab rekon,” katanya.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah ini menambahkan, pemkab juga belum memastikan untuk proses pemulihan apakah nantinya diberikan dalam bentuk barang atau pun uang. “Kami selesaikan dulu pendataannya,” kata dia.
Angota DPR RI dari Dapil DIY, My Esti Wijayanti menyempatkan diri meninjau lokasi ke bencana. Didalam kesempatan ini membagikan sebanyak 538 paket sembako. Rinciannya, 52 paket untuk warga tedampak di Kalurahan Semanu dan sebanyak 468 paket diberikan bagi warga di Kalurahan Pacarejo.
Dia juga berharap kepada pemkab untuk segera menyelesaikan pendataan agar proses pemulihan bisa segera terlaksana dan kondisi di masyarakat kembai normal. “Sudah ada koordinasi dengan pemkab, kementerian sosial dan juga BNPB. Mudah-mudahan dampak dari musibah segera tertangani,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.