25.640 Siswa di Gunungkidul Divaksin Campak, Difteri, dan HPV
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jajaran kepolisian masih mengidentifikasi jasad pria telanjang yang mengapung di Kali Oya dan ditemukan pada Jumat (18/3/2022) lalu. Hasil autopsi ditemukan tiga identitas berbeda terkait dengan jasad tersebut.
Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi mengatakan, setelah proses evakuasi, jasad mengapung yang ditemukan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi. Pada Sabtu (19/3/2022) sudah ada hasilnya, tapi membutuhkan pemeriksaan lebih detail guna memastikan siapa korban tersebut.
“Hasil autopsi menunjukkan tiga identitas terkait dengan jasad yang ditemukan di Sungai Oya. Ini yang masih dipelajari, untuk memastikan siapa korban ini,” kata Hajar, Sabtu (19/3/2022) malam.
Menurut dia, ketiga nama yang muncul sedang ditelusuri agar bisa diketahui identitas secara pasti. “Masih proses dan mudah-mudahan segera terungkap,” katanya.
BACA JUGA: Ini Nama-Nama Bos Minyak Goreng di Balik Merek Filma, Sunco dan Sania
Sebelumnya, pada Jumat pagi Warga Dusun Kedungwanglu, Banyusoco, Playen digegerkan penemuan mayat telanjang yang membusuk di aliran Kali Oya. Jasad tanpa identitas ini ditemukan oleh warga Dlingo, Bantul saat akan pergi ke ladang dengan menyeberangi Kali Oya. Tanpa sengaja, saksi melihat sesosok jasad yang mengambang di pinggiran sungai.
Temuan langsung dilaporkan ke Polsek Dlingo. Namun dikarenakan wilayah temuah berada di Gunungkidul, maka kasus diserahkan ke Polsek Playen. “Kami sudah mendatangi lokasi dan mengevakuasi jasad tanpa identitas ini,” kata Hajar, Jumat petang.
Dia menjelaskan, kondisi jasad laki-laki ini sudah membusuk. Saat ditemukan juga setengah telanjang karena tidak menggunakan celana. Setelah diperiksa juga tidak diketemukan bukti identitas diri.
Adapun ciri-cirinya berjenggot putih. Di saku kantong kemeja diketemukan sejumlah uang dan bungkus rokok. Selain itu, bekas luka di pipi kanan sampai mulut, memar di selangkangan kiri serta bagian kemaluan sudah membengkak.
“Kami belum menemukan identitas mayat,” katanya.
Hajar menambahkan, temuan jasad ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Sudah dikirim dan kami terus melakukan penyelidikan berkaitan dengan temuan ini,” kata Hajar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Dusun Klayu, Gude 1, dan Gude 2, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungki
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.