Magelang Siap Gelar Interhash, Distoria, dan SBY Cup 2026
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
Tangkapan layar diskusi Kesehatan Mental dan Peran Remaja sebagai Konselor Sebaya yang dipantau lewat Youtube, Selasa (29/3/2022)./Youtube
Harianjogja.com, JOGJA--Usia remaja sering menemui permasalahan berkaitan dengan mental dan sosial. Namun melalui konselor sebaya, remaja yang memiliki masalah bisa mendapatkan solusi dari teman sebaya mereka.
Salah satu Konselor Sebaya Dias Fahmi mengatakan bekal yang harus disiapkan menjadi konselor sebaya antara lain pengalaman sebagai pendidikan sebaya, memiliki minat membantu teman hingga mampu menjaga rahasia. Kemudian memiliki empati terhadap orang lain, mampu mengontrol diri, memilki pengetahuan yang luas dan memiliki keterampilan dalam menciptakan suasana nyaman dan komunikasi interpersonal.
"Pendidik sebaya harus memiliki komitmen dan motivasi tinggi untuk memberikan konseling bagi kelompok remajanya. Ini sangat efektif karena mereka bisa saling memahami dan memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi," katanya dalam diskusi Kesehatan Mental dan Peran Remaja sebagai Konselor Sebaya yang dipantau lewat Youtube, Selasa (29/3/2022).
Kepala Dinas P3AP2KB Sleman Suci Iriani mengatakan besarnya populasi saat ini akan menimbulkan masalah dengan remaja berhubungan dengan tumbuh kembangnya. Mulai dari seksualitas, aboris infeksi PMS dan penyalahgunaan nafza hingga masalah kesehatan jiwa. Remaja merupakan masa kritis dalam perkembangana seseorang, terjadi perubahan dalam diri seseorang. Sering terjadi konflik internal jika tidak terselesaikan maka akan berdampak negatif terhadap perkembangan remaja di masa mendatang terutama pematangan karakternya hingga memicu gangguan mental.
"Perkembangan pusat konseling remaja [PIKR] selama ini efektif dalam merespons permasalahan remaja antara lain pelatihan pendidikan sebaya, konselor sebaya, penyuluhan pendewasaan usia perkawinan. Perlu peran pndidik sebaya dan konselor sebaya. Harapannya dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan terkait pendidikan kesehatan mental dan peran konselor sebaya," ucapnya.
Psikiater Baiq Rohasila menyatakan karakteristik remaja mencari identitas diri atau perasaan ingin diakui, bersosialisasi dan senang berkelompok. Kemudian sering mencoba hal baru dan sering disebut sebagai penentang terhadap orang dewasa. Remaja harus pandai mengontrol diri agar dapat memanfaatkan stres menjadi kegiatan positif.
"Belajar mengelola stres, misal main sepeda kuliner, healing. Setelah healing belum cukup maka perlu ke konselor sebaya, kalau stres dikelola, jadi imbang tidak menjadikan kondisi gangguan mental. Diri seimbang, tetapi kalau stres tidak bisa dikelola akan muncul gangguan," ujarnya.
Direktur RS Mitra Paramedika Ichsan Priyotomo menambahkan remaja memang memiliki persoalan kompleks sehingga perlu ada pelibatan banyak pihak dalam rangka memberikan pendampingan dan mengarahkan pada kegiatan positif. "Melalui konselor sebaya ini diharapkan remaja bisa mendapatkan solusi mengatasi persoalannya. Melalui seminar dengan menghadirkan langsung remaja, harapannya pemgetahuan mereka bertambah," katanya.
Ia menambahkan selain terkait konseling remaja, juga digelar webinar terkait penyakit TBC bertajuk Invest to End TB Save Lives yang diikuti masyarakat hingga tenaga kesehatan. Hal ini untuk merespons masih tingginya kasus TB. Harapannya melalui pertemuan tersebut bisa menjadi salah satu terobosan pemahaman penanganan TB.
"Kasus TB ini menjadi tanggungjawab kita untuk bersama-sama dalam membantu melakukan penanganan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.