Kelok 23 Pangkas Waktu Tempuh, Nasib TPR Pantai Selatan Bantul Dievaluasi
JJLS Kelok 23 dibuka, Dispar Bantul akan mengevaluasi dampaknya terhadap kunjungan wisatawan dan masa depan TPR pantai.
Petugas Inafis Polda DIY melakukan olah TKP di lokasi kejadian kejahatan jalanan tepatnya di depan kantor Kelurahan Banguntapan, Senin (4/4/2022)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA - Kasus kejahatan jalanan atau biasa disebut klithih yang menimpa DAA, 17 bukan yang pertama kalinya terjadi di masa bulan puasa. DAA diketahui merupakan korban kedua dari tindak pidana kejahatan jalanan yang terjadi di bulan puasa dan masuk ke wilayah hukum Polsek Kotagede.
Masih segar dalam ingatan kasus yang menimpa Kevin Satrio Wicaksono, 16, remaja yang dilempar dengan menggunakan batako hingga mengenai bagian wajah di area Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Jalan Ngeksigondo, Kelurahan Prenggan pada 14 April 2021 lalu.
Ia menjadi korban kejahatan jalanan dari segerombolan pemuda. Kevin mengalami luka serius di wajah. Rahang atas pecah dan batang hidung patah. Saat itu, Kevin bersama rekannya yang lain sehabis pulang subuhan dari masjid dan hendak menuju ke rumahnya. Nahas ia dilempar dengan batako oleh gerombolan pemuda lain saat di perjalanan.
BACA JUGA: Pelajar Jogja Meninggal Akibat Klithih, Korban Dibuntuti saat Beli Makan Sahur
Kasus Kevin telah disidangkan dan terdakwa yang berinisial KAP mendapat hukuman satu tahun enam bulan penjara dalam sidang putusan yang digelar di PN Jogja pada Oktober lalu.
Pada Ramadan tahun ini, kasus kejahatan jalanan kembali menelan korban. Adalah DAA, remaja asal Kebumen yang dihantam dengan menggunakan gir di bagian wajah hingga meninggal dunia. Kejadian itu berlangsung pada Minggu (3/4/2022) dini hari sekitar pukul 02.10 Wib di Jalan Gedongkuning.
Kabid Humas Jogja Police Watch, Baharuddin Kamba mengatakan, kasus yang menimpa DAA menambah daftar panjang kasus kekerasan jalanan atau klithih di Kota Jogja. Hukuman yang diberikan kepada pelaku seakan tidak memberikan efek jera sehingga kejadian ini masih saja berulang.
"Kami mendesak pihak kepolisian untuk rajin melakukan patroli pada malam hari dan peran orangtua menjadi penting untuk tidak memberikan izin kepada anaknya keluar pada malam hari. Karena hanya satu pilihan kalau tidak jadi korban klithih ya pelaku klitih," kata Kamba, Senin (4/4/2022).
Dia juga meminta kepada para pemangku kepentingan untuk bersinergi guna mencari kebijakan yang tepat untuk menuntaskan fenomena klithih tersebut. "Beberapa bulan lalu juga sempat viral bahkan menjadi pemberitaan nasional dengan munculnya tagar #JogjaDaruratKlitih tapi toh nyatanya hanya seperti musiman saja karena klithih kembali terjadi," ungkap dia.
Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pihaknya akan lebih menggiatkan patroli jalanan oleh petugas kepolisian. Titik rawan akan ditetapkan dan dipantau okeh petugas. Selain itu, pihaknya juga mengingatkan kepada orang tua agar senantiasa mencermati kegiatan anak agar tidak keluar di malam hari sampai larut.
"Karena bisa kita lihat polanya selaku saja kejadian di malam atau dini hari. Itu yang perlu diwaspadai," jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JJLS Kelok 23 dibuka, Dispar Bantul akan mengevaluasi dampaknya terhadap kunjungan wisatawan dan masa depan TPR pantai.
BPBD Sleman menerima sekitar 875 laporan kerusakan bangunan akibat bencana sejak awal tahun ini hingga pertengahan September 2026.
Laptop tiba-tiba panas dan kipas berisik meski tak digunakan bermain game? Cek 7 penyebabnya, mulai dari banyak aplikasi hingga ventilasi berdebu.
Pekerja usia 16-24 tahun di Inggris rata-rata hanya mengambil 2,4 hari cuti sakit. Data ONS dan pakar menjelaskan faktor di balik fenomena tersebut.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja membongkar 20 reklame berupa billboard yang tidak berizin sepanjang 2026. Penertiban dilakukan sebagai sanksi
Cek perbandingan harga baru dan bekas BYD Atto 3, Dolphin, Chery Omoda 5, dan Wuling Alvez pada September 2026.