Pembelian LPG 3 Kg Dipantau Ketat di Jogja, Wajib Pakai KTP
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Tangkapan layar terjadinya awan panas di lereng Barat Gunung Merapi, Senin (6/12/2021)/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN-Status Gunung Merapi hingga hari ini masih Siaga. Sejumlah aktivitas guguran dilaporkan masih terus terjadi. Dalam sepekan terakhir, tercatat terjadi satu kali awan panas dan 144 kali guguran lava pijar. Sejumlah kegempaan juga masih terjadi.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan awan panas teramati ke arah barat daya dengan jarak luncur 1,5 Km. “Guguran lava teramati sebanyak 144 kali ke arah barat daya, dominan ke Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter,” ujarnya, Sabtu (9/4/2022).
Analisis morfologi dari Stasiun kamera Merbabu, Tunggularum, Ngepos, dan Babadan 2, menunjukkan kubah barat daya tidak teramati adanya perubahan ketinggian kubah. Untuk kubah tengah juga tidak teramati adanya perubahan morfologi yang signifikan.
Berdasarkan analisis foto volume kubah lava barat daya terhitung sebesar 1.672.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.582.000 meter kubik. Adapun Intensitas kegempaan pada minggu ini masih cukup tinggi.
Baca juga: Berbahaya! Wisata Dadakan Material Erupsi Merapi di Kali Gendol Dipasangi Portal
Dalam sepekan, tercatat terjadi satu kali gempa Awan panas Guguran, dua kali gempa Vulkanik Dangkal, 18 kali gempa Fase Banyak, 778 kali gempa Guguran, lima kali gempa Hembusan dan 13 kali gempa Tektonik.
Pada minggu ini terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi dengan intensitas curah hujan sebesar 82 mm/jam selama 30 menit di Pos Kaliurang pada Kamis (7/4/2022). Dilaporkan terjadi lahar di Sungai Senowo pada Senin (4/4/2022), di Sungai Boyong dan Gendol pada Selasa (5/5/2022) serta di Sungai Gendol dan Pabelan pada Kamis (7/4/2022).
Ia kembali mengingatkan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.