Jogja Expo 2026 Catat Potensi Perputaran Ekonomi Rp25 Miliar
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.
Ilustrasi lobi hotel./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY memprediksi puncak okupansi hotel di masa libur Lebaran terjadi pada H+2. Wisatawan disinyalir akan membeludak ke Jogja.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono, mengatakan sejumlah hotel di Jogja telah menerima reservasi tamu hingga H+2 Lebaran. Cuti bersama dan pelonggaran mudik membuat okupansi hotel di Jogja mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
"Puncak okupansi hotel terjadi pada saat liburan Lebaran nanti terutama mulai H+2, pengunjung hotel banyak yang memilih saat momen liburan Lebaran dan selama sepekan setelah hari raya," ungkap Deddy, Sabtu (16/4/3022).
Dia menambahkan reservasi hotel pada 1 - 9 Mei 2022 naik 38,8%. Sementara, pada periode 28 April - 1 Mei reservasi hotel telah mencapai kenaikan 10 - 15 persen. Pihaknya menargetkan okupansi di masa Lebaran nanti mampu mencapai 80%.
"Tamu hotel didominasi dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur dan Jawa Tengah," katanya.
Selain faktor pelonggaran mudik, dibukanya penerbangan internasional di YIA pada 29 April mendatang disebut-sebut bakal memicu okupansi hotel kembali menggeliat setelah dua tahun terdampak pandemi Covid-19. Tambahan kunjungan dari wisatawan asing diharapkan bisa mengembangkan perekonomian di wilayah setempat.
Menurut Deddy, pada tahun ini pihaknya juga telah melakukan penyesuaian harga lantaran kenaikan pajak Pajak Pertambahan Nilai (PPN) senilai 11 persen. PHRI DIY telah sepakat untuk melakukan kebijakan harga yakni menyesuaikan publish rate atau harga resmi.
"Kami menyesuaikan harga karena kenaikan harga-harga barang baku, sebesar 40 persen untuk semua hotel bintang maupun non bintang," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.
Kemenko PMK menyoroti 30 kasus bunuh diri di Gunungkidul tahun ini dan mendorong penguatan layanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat.
Peralihan konsumen ke rokok murah menekan penerimaan cukai. Produksi naik, tetapi pemerintah menghadapi potensi kekurangan penerimaan hingga Rp13 triliun.
BMKG memprakirakan hujan lebat disertai petir di tujuh kota, gelombang laut hingga 4 meter, serta potensi banjir rob di sejumlah pesisir.
Ketua DPD Golkar DIY Singgih Januratmoko memastikan Musda XI Golkar Gunungkidul tetap digelar dan meminta kader menjaga soliditas.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Sabtu 31 Oktober 2026 bervariasi. Simak daftar harga jual dan buyback.